BERAU TERKINI – Nanik S Deyang mengklaim sejumlah capaian selama menjabat Kepala BGN.

Pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional atau BGN akan segera berganti. Di mana Nanik S Deyang yang menjabat sebagai Kepala BGN memutuskan untuk mengundurkan diri.

Nanik S Deyang diketahui hanya 1,5 bulan menjabat sebagai Kepala BGN. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang tersangkut kasus korupsi tata kelola MBG.

Meski hanya seumur jagung menjadi Kepala BGN, Nanik S Deyang klaim sejumlah prestasi yang ia lakukan.

Menurutnya, BGN kini lebih baik dalam hal tata kelola makan bergizi gratis atau MBG. Dia menyebut perbaikan di internal BGN dilakukan dengan melantik pejabat profesional untuk posisi eselon I.

Kepala BGN Nanik S Deyang dan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono (YouTube/BPMI Setpres)
Kepala BGN Nanik S Deyang dan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono (YouTube/BPMI Setpres)

“Sejauh ini meski menjabat Kepala BGN tidak lama, saya sudah meletakkan dasar-dasar untuk perbaikan ke depan program MBG, termasuk kemarin sore sudah mengganti 5 eselon satu (I) yang diambil dari 5 kementerian /lembaga, yaitu dari Kemenkes, Kemndikdasmen, Kemenkeu, BPKP dan Kejaksaan,” ujar Nanik S Deyang dikutip dari Facebook pribadinya.

“Dengan diambil dari berbagai Kementerian dan lembaga maka ke depan BGN akan diisi oleh orang-orang profesional di bidangnya,” tambahnya.

Dia juga mengklaim telah melakukan reformasi program MBG untuk memastikan program andalan Presiden Prabowo itu tepat sasaran.

Salah satunya dengan meningkatkan penerima manfaat kepada Balita, Ibu Menyusui dan Ibu Hamil serta mengutamakan program untuk wilayah 3T.

“Saat ini juga sudah dibuat 11 Tim untuk melakukan reformasi total di BGN, mulai tim refocusing yaitu untuk memastikan apakah 62 juta lebih penerima manfaat saat ini tepat sasaran? Pak presiden sudah menyetujui agar program MBG lebih ditujukan ke 3B ( Balita, Busui dan Bumil) , anak-anak SD-SMP serta siswa semua tingkatan sekolah di kawasan 3T,” ujarnya.

“Ada juga tim evaluasi untuk 27.877 SPPG yang sudah operasional, karena tidak semua SPPG memenuhi syarat sesuai Juknis. Kemudian juga ada tim program MBG di kawasan 3T yang sebagian besar masih sulit dijangkau dengan transportasi umum,” jelasnya.

Wamentan Sudaryono (YouTube/Kementerian Pertanian RI)
Wamentan Sudaryono (YouTube/Kementerian Pertanian RI)

Wamentan Sudaryono Jadi Penerus?

Nama Wamentan Sudaryono mencuat menjadi kandidat Kepala BGN gantikan Nanik S Deyang.

Kepala BGN Nanik S Deyang memutuskan untuk mengundurkan diri. Keputusan itu diambil Nanik S Deyang karena alasan kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan di luar negeri.

Dalam unggahan Facebook pribadinya, Nanik S Deyang menyampaikan sosok pengganti dirinya. Dia menyebut, Kepala BGN selanjutnya adalah “Adik Saya” meski tak menjelaskan lebih jauh siapa sosok yang dimaksud.

“Insyallah pengganti saya adalah “adik saya” di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang,” tulis Nanik S Deyang dikutip dari Facebook pribadinya.

Kini media sosial diramaikan oleh nama Sudaryono yang akan menjabat sebagai Kepala BGN selanjutnya.

Sudaryono diketahui menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian atau Wamentan.

Nama Sudaryono merupakan salah satu dari beberapa orang terdekat Presiden Prabowo. Diketahui Sudaryono sempat menjadi asisten pribadi Prabowo.

Di Partai Gerindra, Sudaryono menjabat sebagai Wasekjen Partai Gerindra dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah. Adapun di organisasi, Sudaryono kini aktif menjabat sebagai Ketua HKTI.

Meski demikian belum ada keterangan resmi dari Sudaryono ataupun Kementan mengenai rumor jabatan baru sebagai Kepala BGN.