BERAU TERKINI – Persaingan memperebutkan posisi utama di lini depan Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026 kian memanas. Penyerang muda berbakat, Endrick, secara terang-terangan mengaku girang karena berhasil membuat sang pelatih, Carlo Ancelotti, “pusing” menentukan kesebelasan utama.
Hal ini terjadi setelah laga uji coba emosional di Stadion Maracana, di mana Brasil sukses melumat Panama dengan skor telak 6-2.
Ancelotti Rombak Skuad, Endrick Jadi Pemicu Perubahan
Brasil sejatinya sempat menemui kesulitan di babak pertama. Meski unggul, permainan Selecao dinilai kurang menggigit. Carlo Ancelotti kemudian mengambil langkah ekstrem pada jeda pertandingan dengan mengganti 10 pemain sekaligus, termasuk memasukkan Endrick.
Keputusan pria yang akrab disapa Carletto itu berbuah manis. Masuknya Endrick yang membentuk trio lini depan baru bersama Rayan dan Igor Thiago langsung mengubah jalannya laga. Lini serang Brasil tampil jauh lebih hidup dan agresif di paruh kedua.
“Saya sangat bersyukur. Saya senang karena penampilan kami berhasil menimbulkan keraguan di benak Carletto (Ancelotti),” ujar Endrick kepada media selepas pertandingan.
Meskipun tidak mencatatkan namanya di papan skor, pergerakan tanpa bola, sprint, serta assist yang diberikan pemain nomor punggung 19 ini menjadi kunci runtuhnya lini pertahanan Panama.
“Saya tidak mencetak gol, tetapi saya membantu menciptakan gol dengan berlari dan berkontribusi pada beberapa prosesnya. Sekarang kami harus terus melangkah dan bersiap sebaik mungkin untuk Piala Dunia,” tambah mantan pemain Olympique Lyonnais tersebut.
Siap Jadi ‘Super Sub’ yang Mematikan
Endrick tidak menampik bahwa barisan penyerang utama Brasil saat ini diisi oleh nama-nama besar dengan performa level tinggi seperti Vinícius Júnior, Raphinha, Matheus Cunha, dan Luiz Henrique. Namun, ia menegaskan bahwa kedalaman skuad “Tim B” Brasil sama mematikannya.
“Semua orang di sini memiliki kualitas. Kita tahu Ancelotti adalah seorang pemenang yang tahu cara melakukan sesuatu secara berbeda. Tugas kami adalah mengikuti rencana manajer dan memberikan yang terbaik saat keluar dari bangku cadangan,” ucapnya optimistis.
Casemiro Akui Sempat Kesulitan
Senada dengan dinamika strategi tersebut, kapten tim Casemiro mengakui bahwa Panama sempat memberikan perlawanan sengit di awal laga.
“Kami mengalami beberapa kesulitan di babak pertama. Di babak kedua kami bermain lebih baik, mereka mulai kelelahan, dan perubahan sepuluh pemain yang dilakukan pelatih sangat membantu,” kata gelandang veteran itu.
Casemiro sendiri sempat menyumbang gol kedua Brasil lewat sundulan kepala memanfaatkan umpan matang Vinícius Júnior tepat sebelum turun minum, sebelum akhirnya ikut digantikan di babak kedua.
Kini, dengan modal kemenangan besar 6-2 atas Panama, skuad asuhan Carlo Ancelotti akan langsung terbang ke Amerika Serikat untuk mematangkan persiapan akhir. Brasil dijadwalkan akan melakoni laga perdana mereka di Piala Dunia 2026 melawan Maroko pada 13 Juni mendatang di New Jersey.
Apakah performa impresif Endrick akan membuatnya menembus skuad utama, ataukah ia akan menjadi senjata rahasia mematikan dari bangku cadangan? Menarik untuk kita tunggu.
