BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau membidik kunjungan wisatawan mancanegara pada gelaran Maratua Musik Festival (M2F) tahun ini.

Melalui ajang yang akan dihelat pada 30 Juni mendatang tersebut, kunjungan wisatawan ditargetkan meningkat hingga 20 persen.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, optimistis target tersebut dapat tercapai. 

Ia menekankan pentingnya peran media dalam memperluas jangkauan promosi M2F ke masyarakat luas.

“Target kami tentu ada peningkatan dari tahun lalu. Kami optimistis paling tidak ada kenaikan 10 hingga 20 persen,” ujar Yudha kepada Berauterkini.

CEO Mata Sanggam, Morten, menjelaskan, strategi promosi M2F dibagi dalam tiga tahapan, yakni sebelum acara (pre-event), saat acara berlangsung (on-event), dan setelah acara (post-event).

Saat ini, fokus utama terletak pada promosi pre-event.

“Pre-event ini yang paling utama untuk menarik dan mengundang wisatawan agar hadir,” kata Morten.

Sementara untuk promosi post-event, pihaknya akan menyajikan dokumentasi keseruan acara secara menarik agar publik penasaran dan menantikan gelaran M2F pada tahun berikutnya.

Tahun ini, M2F sengaja digelar lebih awal dari jadwal biasanya di akhir tahun. 

Pergeseran waktu ini dilakukan atas pertimbangan Disbudpar Berau terkait faktor cuaca dan perkiraan gelombang laut demi kenyamanan pengunjung.

“Mudah-mudahan tahun ini kondisi laut bersahabat. Berdasarkan pantauan satelit BMKG, prakiraan cuaca terpantau masih aman,” tambahnya.

Morten menambahkan, promosi sejauh ini telah menyasar skala lokal hingga luar daerah. 

Khusus untuk menjaring wisatawan internasional, pihak penyelenggara merangkul para pemilik dan pengelola resort di Pulau Maratua agar ikut memajang agenda M2F di situs resmi mereka.

“Untuk pasar internasional, kami berharap promosi lewat website teman-teman pengelola resort. Sebagai timbal baliknya, kami melibatkan mereka dalam stan pameran UMKM di lokasi acara. Target utamanya adalah mengenalkan potensi wisata kita ke dunia,” pungkasnya. (*)