BERAU TERKINI – Kekayaan hayati di perairan hulu Sungai Segah menjadi modal besar bagi Pemerintah Kabupaten Berau untuk membangun iklim pariwisata baru, khususnya bagi para penghobi olahraga memancing.

Guna memperkenalkan potensi tersembunyi tersebut, Pemkab Berau menggandeng APRI Berau menggelar lomba memancing bertajuk “Fun Fishing Udang Galah, Bukit Makmur 2026” di sepanjang aliran Sungai Segah. 

Agenda anyar ini sukses menyedot perhatian dan diikuti 54 pemancing dari berbagai wilayah di Bumi Batiwakkal.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan, tingginya antusiasme peserta harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengembangkan peluang usaha udang galah, baik melalui metode tangkap tradisional yang ramah lingkungan maupun budidaya terstruktur. 

Langkah ini dinilai menjanjikan mengingat tingginya permintaan pasar terhadap komoditas premium tersebut.

“Ini membuka mata kita, kalau perairan Segah ini juga potensial,” kata Gamalis.

Bagi masyarakat hilir dan hulu, peluang ini dapat dikembangkan sebagai pintu pembuka komoditas ekonomi baru. 

Gamalis optimistis, sektor ini mampu menyelesaikan berbagai tantangan daerah, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal melalui kemitraan bersama para pengusaha perikanan.

“Lewat udang galah, kita bisa tumbuhkan ekonomi di wilayah kampung ini,” ucapnya.

Gamalis menilai kawasan hulu Sungai Segah maupun Sungai Kelay memiliki cetak biru yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam (ecotourism) dan perikanan. 

Dampak ekonominya pun tidak perlu menunggu waktu lama karena langsung dirasakan masyarakat setempat selama acara berlangsung, salah satunya melalui perputaran jasa sewa perahu.

“Seluruh perahu yang digunakan peserta merupakan milik nelayan setempat. Ini menunjukkan kegiatan wisata seperti ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” urainya.

Sebagai informasi, kompetisi ini berhasil menelurkan para juara berdasarkan bobot udang galah tertinggi. 

Podium pertama diraih peserta yang sukses menaikkan udang seberat 1,67 ons. 

Disusul juara kedua dengan bobot 1,52 ons, juara ketiga 1,50 ons, juara keempat 1,40 ons, dan juara kelima seberat 1,32 ons. (*/Adv)