BERAU TERKINI – Kabupaten Berau bakal menjadi ruang pertemuan dua perjalanan kuliner dari Jawa hingga Madura. 

Mercure Berau menghadirkan Chef Collaboration, sebuah jamuan eksklusif yang mempertemukan dua executive chef dalam satu meja makan.

Chef Denny Gandana, Executive Chef Mercure Berau, akan berkolaborasi dengan Chef Agus Prasetyo, Executive Chef Mercure Cibadak Sukabumi Resort, dalam acara yang dijadwalkan berlangsung di Sanggam Bistro, Mercure Berau, 19 September 2026 pukul 19.00 WITA.

General Manager Mercure Berau, Maksum Aksan Damanik, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan hanya sebagai agenda kuliner, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan keragaman cita rasa Nusantara kepada masyarakat Berau.

WhatsApp Image 2026 08 15 at 17.38.36

Menurutnya, konsep kolaborasi ini menjadi pengalaman baru bagi industri kuliner daerah karena menghadirkan dua chef dengan latar perjalanan berbeda untuk merancang satu rangkaian menu dalam satu malam.

“Chef Collaboration bukan sekadar acara makan malam biasa. Ini adalah pertemuan dua filosofi kuliner, dua perjalanan karir, dan dua kekayaan cita rasa Nusantara yang dipadukan dalam satu malam eksklusif,” ujar Maksum.

Mengusung tema “Satu Malam Dari Solo hingga Madura”, para tamu akan diajak menikmati perjalanan rasa melalui sejumlah hidangan yang dikemas dalam konsep set menu.

Jamuan dimulai dengan amuse-bouche Lumpia Rebung, kemudian Selat Solo sebagai appetizer. Sajian berlanjut dengan Rawon yang dipadukan kluwek, telur asin, dan tauge.

Untuk hidangan utama, tiga menu disiapkan, yakni Bebek Madura, Mangut Ikan Asap, serta Garang Asem Daun Pisang. Rangkaian santapan kemudian ditutup dengan Es Mochi Nangka.

Menariknya, eksplorasi kuliner dari berbagai daerah tersebut tetap diberi sentuhan lokal. 

Soto Berau akan menjadi salah satu sajian yang memperkenalkan karakter kuliner khas daerah kepada para tamu.

Tidak hanya makanan, identitas lokal juga dituangkan dalam minuman melalui mocktail berbahan dasar bawang Dayak.

Sajian ini menjadi bagian dari upaya Mercure Berau membawa bahan dan kekayaan rasa Kalimantan Timur ke dalam pengalaman bersantap modern.

Malam tersebut juga tidak hanya berisi aktivitas makan. Para tamu akan mengikuti sesi Chef Teaser & Food Philosophy, menyaksikan live plating, hingga menikmati pertunjukan live acoustic.

Konsep yang dibuat intim memungkinkan tamu berinteraksi lebih dekat dengan kedua chef sekaligus mengetahui cerita, teknik, dan filosofi yang melatarbelakangi hidangan yang disajikan.

Maksum berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu pemantik pertumbuhan ekosistem kuliner di Berau. 

Kehadiran chef dari luar daerah dinilai dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memperluas referensi kuliner masyarakat.

“Harapannya, ini bisa menjadi langkah baru bagi industri perhotelan dan kuliner di Berau. Kami ingin menunjukkan bahwa Berau juga mampu menghadirkan pengalaman kuliner berkualitas yang tidak kalah dengan kota-kota besar,” katanya.

Chef Collaboration tersebut hanya digelar selama satu malam dengan kapasitas terbatas, maksimal 100 tamu.

Mercure Berau pun mengajak masyarakat yang ingin menikmati pengalaman kuliner berbeda untuk melakukan reservasi lebih awal melalui akun Instagram resmi @mercureberau.

Dengan menggabungkan kuliner khas Jawa, Madura, hingga sentuhan rasa lokal Berau dan Kalimantan Timur, agenda ini diharapkan tidak hanya menjadi jamuan makan malam, tetapi juga menjadi panggung bagi kekayaan kuliner Nusantara di Bumi Batiwakkal. (*/Adv)