BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi menutup penyelenggaraan Berau Expo 2026 setelah berlangsung selama 10 hari. 

Kegiatan yang dipusatkan di GOR dan Lapangan Pemuda tersebut menjadi ajang promosi pembangunan daerah, pengembangan UMKM, sekaligus panggung bagi kekayaan seni dan budaya Berau.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Berau Expo 2026 dengan meriah.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dari berbagai kampung dan kalangan usia memadati lokasi pameran untuk melihat program pembangunan pemerintah daerah, menikmati hiburan, mengikuti kuis berhadiah, hingga berbelanja produk-produk lokal.

Menurutnya, Berau Expo bukan sekadar kegiatan pameran dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

“Geliat perputaran ekonomi selama expo sungguh luar biasa. Begitu pun kegiatan seni budaya yang ditampilkan di panggung luar maupun dalam GOR, tidak pernah sepi setiap malamnya,” ujarnya.

Ia berharap, tingginya antusiasme masyarakat selama Berau Expo dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. 

Transaksi dan interaksi usaha yang terbangun selama kegiatan diharapkan tidak berhenti setelah expo berakhir, tetapi berlanjut menjadi peluang kerja sama dan kemitraan yang lebih luas.

Sri Juniarsih menegaskan, membeli produk UMKM lokal merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Dengan demikian, perputaran uang dapat terus berlangsung di daerah dan memberikan manfaat bagi keluarga serta pelaku usaha.

“Kita ingin UMKM Berau terus berkembang, naik kelas, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Saya berharap transaksi dan interaksi yang terbangun selama expo ini tidak berhenti sampai di sini saja,” tegasnya.

Ia menilai, Berau memiliki potensi sumber daya alam dan produk unggulan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bernilai ekonomi tinggi. 

Karena itu, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi berani memulai usaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pemerintah Kabupaten Berau juga terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satunya melalui pelatihan vokasi.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang kerja dan usaha, serta menekan angka pengangguran. 

Namun, ia mengingatkan, keberhasilan program peningkatan keterampilan juga membutuhkan kemauan dan kesungguhan masyarakat untuk memanfaatkannya.

“Walaupun sudah mengikuti pelatihan vokasi, tetapi ketika tidak memiliki kemauan untuk berusaha, maka masyarakat Berau akan begitu-begitu saja,” ungkapnya.

Selain menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, Berau Expo 2026 juga menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan seni budaya masyarakat Bumi Batiwakkal.

Berbagai pertunjukan yang ditampilkan selama kegiatan menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada generasi muda.

Sri Juniarsih berharap, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal. 

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari perkembangan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga warisan budaya yang menjadi kebanggaan bersama.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Berau Expo 2026, mulai dari jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, panitia penyelenggara, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Berau tetap berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Sri Juniarsih mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun Berau, mengembangkan potensi diri, serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman suku dan budaya.

Ia berharap Berau dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat untuk membangun kehidupan, mencari nafkah, dan meraih kesejahteraan.

“Jadikan Berau ini sebagai kampung halaman, tempat berkeluarga, tempat mencari nafkah. Jadikan Berau ini sebagai tanah air kita. Insya Allah, dengan semangat persatuan dan kesatuan, Berau akan menjadi kabupaten yang semakin baik,” pungkasnya. (*/Adv)