BERAU TERKINI – Objek wisata Air Panas Asin Pemapak didorong untuk menghadirkan konsep storytelling (wisata berbasis cerita) guna memperkuat daya pikat pengunjung. 

Masukan ini datang langsung dari Utusan Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, saat berkunjung ke lokasi tersebut.

Narasi yang disarankan mencakup sejarah, misteri, cerita rakyat, hingga kesaksian pengunjung yang merasakan khasiat kesembuhan usai terapi di air panas tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, menyebut narasi tersebut sangat potensial untuk promosi.

“Semuanya suruh menggali, itu nanti untuk promosi. Bagi orang tertentu itu menjadi daya tarik katanya yang berbeda dengan di tempat-tempat yang lain,” ujar Yudha kepada Berauterkini, Jumat (24/7/2026).

Selain cerita, Pemapak juga disarankan menambah infrastruktur penginapan agar bisa melayani pengunjung yang membutuhkan terapi tenang di malam hari secara terbatas.

Disbudpar Berau menyatakan siap mempelajari penerapannya dan menyambut terbuka keterlibatan pihak ketiga maupun pengelola lokal.

“Insya Allah, kami pelajari dulu kemungkinannya,” kata Yudha.

Ia menyambut baik jika ada investor yang berminat membangun pemondokan atau masyarakat lokal yang ingin menjadikan rumahnya sebagai homestay terjangkau.

“Kami ingin menawarkan juga kalau ada pihak ketiga misalnya mereka ingin membangun pemondokan, jadi kami menyambut malah. Mereka juga pengelola kami tawarkan kalau misalnya bisa ya silakan. Tetapi paling tidak ada homestay dulu,” pungkasnya. (*)