BERAU TERKINI — Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Fokus utama saat ini menyasar pada budaya lokal, khususnya batik khas wilayah pesisir Derawan dan Maratua.

Langkah strategis ini bertujuan memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyampaikan hal tersebut usai audiensi bersama Ikatan Pencinta Batik Nusantara (IPBN).

Pertemuan dipimpin langsung Ketua Umum IPBN, Ayu Diah Pasha, di hadapan jajaran terkait.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut permohonan dukungan program dari Kementerian Kebudayaan.

“Program ini sangat positif karena tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi,” ujar Eva, Jumat (17/4/2026).

IPBN menjalankan program penciptaan karya kreatif inovatif melalui skema Layanan Produksi Media. 

Program tersebut memanfaatkan Dana Abadi Kementerian Kebudayaan 2025 tahap kedua secara optimal. 

Eva menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM, terutama para pengrajin batik di Berau.

Target utama IPBN adalah terciptanya motif batik khas Setwan Maratua yang memukau. 

Motif tersebut akan mengangkat potensi keindahan pariwisata serta kearifan lokal daerah pesisir Berau. 

Identitas unik ini diharapkan mampu dikenal luas hingga tingkat nasional maupun internasional di masa depan.

Selain batik, IPBN mempresentasikan inovasi pada musik tradisional Dalling yang sangat legendaris. 

Musik tersebut akan diaransemen secara modern tanpa menghilangkan nilai filosofis budaya lokal aslinya. 

Langkah ini diambil agar warisan budaya tetap relevan dan diminati oleh generasi muda saat ini.

“Apa yang dilakukan IPBN ini menjadi langkah konkret dalam menjaga warisan budaya, sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan zaman,” tambah Eva.

Pertemuan tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari OPD, Dekranasda, hingga para budayawan dan pengrajin. 

Camat serta kepala kampung dari wilayah Maratua dan Derawan juga turut hadir memberikan dukungan. 

Sinergi ini dianggap krusial untuk mempercepat terwujudnya batik khas sebagai identitas daerah pesisir.

Eva berharap kolaborasi lintas sektor ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga lokal. 

Potensi budaya Berau harus terus berkembang seiring dengan kemajuan sektor pariwisata yang sudah mendunia. 

Pemerintah ingin memastikan setiap warisan budaya memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Melalui sinergi ini, kita ingin memastikan bahwa potensi budaya Berau dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas,” tutup Eva. (*/Adv)