BERAU TERKINI — Persiapan kegiatan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Paskibraka 2026 resmi digelar di ruang Sangalaki, Jumat (5/6/2026).

Pertemuan lintas sektor tersebut khusus diadakan guna membahas seluruh rangkaian persiapan teknis bagi para calon peserta paskibraka Berau 2026.

Bupati Berau yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kesra, Warji, mengatakan, semua detail persiapan wajib disampaikan secara rinci dan transparan. 

Hal tersebut sangat krusial demi menunjang kenyamanan serta kelancaran para peserta selama mengikuti masa diklat. 

Walaupun persiapan secara umum masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, langkah pematangan tetap perlu dilakukan karena tahun ini ada 39 peserta yang lolos setelah melewati seleksi ketat.

Persiapan kegiatan Pusdiklat Paskibraka 2026 di ruang Sangalaki, Jumat (5/6/2026).
Persiapan kegiatan Pusdiklat Paskibraka 2026 di ruang Sangalaki, Jumat (5/6/2026).

Sesuai jadwal, masa karantina bagi puluhan pemuda pilihan tersebut akan dimulai pada awal Agustus hingga pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus.

Pada diklat nanti, ia berharap jangan sampai ada celah sekecil apapun terkait kurangnya pemenuhan fasilitas dasar, seperti urusan administrasi, kelengkapan dokumen, hingga surat izin orang tua.

Di samping itu, kebugaran calon paskibraka juga menjadi perhatian utama yang harus dipersiapkan sejak dini, dimulai dari pembinaan fisik.

“Kemudian berkaitan dengan sarana-sarana ini juga sudah dipetakan di mana tempat latihan, di mana tempat asramanya, biasanya diinapkan ya pada saat karantinanya,” ujar Warji .

Mengingat masa karantina akan dilakukan kurang lebih 18 hari, Warji meminta tim pembina memberikan perlindungan serta perhatian lebih kepada seluruh capaska. 

Proteksi dari berbagai kegiatan di luar diklat juga sangat penting untuk memaksimalkan fokus dan kesiapan para peserta sampai hari  pelaksanaan pengibaran bendera pusaka.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang sudah bekerja keras menyaring capaska terbaik melalui proses seleksi ketat yang telah bergulir sejak April lalu. 

Ia mengapresiasi paskibraka Berau di tahun-tahun sebelumnya yang bersih dari kesalahan selama acara berlangsung, tidak adanya insiden sekecil apa pun, dan semua prosesi berjalan lancar.

“Kalau pasca-upacara itu biasanya kan di media sosial, terutama di Youtube, banyak serba-serbi berkait kesalahan dan lain sebagainya di beberapa daerah, Alhamdulillah Berau berjalan lancar,” ungkap Warji.

Ia menekankan, masa persiapan juga harus menyediakan jaminan kesehatan serta asuransi.

Menurutnya, aspek tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keamanan dan keselamatan para peserta. 

Ia juga tidak lupa mengingatkan para pembina agar rutin mengadakan agenda evaluasi secara berkala setiap hari demi memantau perkembangan fisik maupun mental peserta. 

Langkah monitoring harian itu bertujuan agar para orang tua juga bisa merasa tenang dan yakin bahwa putra-putri mereka berada dalam kondisi aman selama ditempa belasan hari di dalam pusat pelatihan.

Ia mengaku bersyukur dengan kondisi cuaca di Berau saat ini yang masih turun hujan.

Pasalnya, ia sempat khawatir gelombang panas akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada rentang Juni hingga Agustus akan memengaruhi fisik para peserta saat berlatih di lapangan.

“Karena biar sekuat apa pun fisiknya pada saat kondisi cuaca itu di luar toleransi kesanggupan tubuh, itu lumayan berat,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh peserta untuk mendiskusikan apa saja yang perlu disiapkan secara matang, mulai kesiapan Stadion Teluk Bayur sebagai pusat latihan, penyediaan bus mini armada jemputan, fasilitas tempat tidur di asrama, hingga ketersediaan jaringan internet penunjang. 

Ia berharap para pembina, pelatih, beserta pendamping bisa selalu menjaga kondisi kesehatan mereka sendiri. 

Sebab, jika peserta dituntut harus dalam kondisi optimal, maka tim pembina di lapangan juga harus berada dalam kondisi yang jauh lebih optimal.

“Karena kalau peserta berpanas, pembina juga berpanas. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami pemerintah daerah mengatakan terima kasih sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari persiapan seleksi dan juga persiapan pembentukan penyusunan semua unsur yang terlibat dalam persiapan pelatihan ini,” pungkas Warji. (*/Adv)