BERAU TERKINI – Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta warga terdampak kabut asap untuk berdiam di rumah dan beradaptasi dengan kondisi.

Kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan dan Papua berdampak pada aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Pihak Kemenkes pun buka suara soal potensi dampak kesehatan bagi warga yang terpapar kabut asap karhutla.

Dilansir laporan iNews.id, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut kementeriannya tidak bisa menghentikan kabut asap dan karhutla.

Kondisi langit Tanjung Redeb, Berau, yang diselimuti kabut asap pekat, Senin (5/10/2026). (AIDIL/BT)
Kondisi langit Tanjung Redeb, Berau, yang diselimuti kabut asap pekat, Senin (5/10/2026). (AIDIL/BT)

Lantaran wewenang dan tugas itu tidak berada di Kemenkes.

Di tengah situasi itu, Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga untuk beradaptasi dengan kondisi hari ini.

Yakni dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di rumah.

“Kalau alamnya sudah seperti itu, kita sebagai manusia harus segera beradaptasi, dan usahakan stay di rumah,” kata Budi Gunadi Sadikin dikutip dari laporan iNews.id

“Kita di Kementerian Kesehatan tidak bisa menghentikan asapnya, Kementerian Kesehatan kami hanya bisa berharap tetap sehat dan jangan terlalu terkena exposure,” tambahnya.