BERAU TERKINI – Bupati Berau Sri Juniarsih berjanji menata ulang kawasan pasar dan lokasi berjualan para pedagang yang menjadi korban kebakaran.
Kebakaran yang menghanguskan 29 kios di kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (4/11/2026) malam, menjadi perhatian serius Pemkab Berau.
Musibah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melakukan penataan ulang kawasan pasar agar aktivitas perdagangan kembali terpusat di dalam area yang telah disediakan pemerintah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama sejumlah kepala dinas turun langsung meninjau lokasi bekas kebakaran pada Kamis (5/11/2026).
Selain memastikan penanganan, Sri Juniarsih juga menemui para pedagang yang kehilangan tempat usaha dan memberikan santunan kepada korban terdampak.
Dia mengatakan, Pemkab Berau akan mencari solusi agar para pedagang tetap bisa menjalankan aktivitas ekonomi meskipun lapak mereka terdampak kebakaran.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengoptimalkan kembali food court di lantai dua Pasar SAD sebagai tempat berjualan sementara bagi pedagang makanan yang kehilangan kios.
“Saya memberikan instruksi kepada stakeholder terkait bagaimana para pedagang ini untuk ke depannya menempati lapak food court di lantai dua. Kita hidupkan kembali suasana ramai di food court tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan food court lantai dua perlu kembali dimanfaatkan sehingga aktivitas perdagangan tidak hanya terpusat di kawasan luar pasar.
Para pedagang juga diharapkan dapat bersama-sama mendukung upaya pemerintah menghidupkan fasilitas tersebut.
Lebih jauh, Bupati mengungkapkan, penataan pasar ke depan tidak hanya menyasar lokasi yang terbakar.
Selain itu, evaluasi kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas secara keseluruhan, termasuk keberadaan pedagang di luar area pasar dan aktivitas pasar subuh yang dinilai telah melampaui waktu operasional yang ditentukan.
“Tentu kondisi ini turut memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam pasar. Lapak yang sebelumnya ramai sekarang cenderung sepi karena sebagian pedagang memilih berjualan di luar kawasan yang telah disediakan,” ungkapnya.
Karena itu, Pemkab Berau akan melibatkan para pedagang dalam penataan ulang agar ditemukan solusi yang tidak merugikan pihak mana pun. Termasuk mengembalikan fungsi kawasan parkir sebagaimana peruntukannya.
“Pasar SAD ini yang dahulunya lapak di dalam ramai menjadi sepi karena ada penjual di luar. Ke depan pemerintah memastikan akan ada penataan ulang, termasuk perbaikan tata letak kios agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 29 warung makan dan dua unit rumah warga hangus dalam peristiwa kebakaran di kawasan belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas, Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (4/11/2026) malam
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA itu membuat kawasan belakang pasar mendadak geger. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengatakan, berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar.
Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah adanya pemadaman aliran listrik. Kondisi tersebut menjadi salah satu petunjuk awal yang kini didalami pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi di lokasi, api mendadak muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar tepat setelah terjadi pemadaman aliran listrik,” ujar AKP Suradi.
