BERAU TERKINI – Dishub Berau buka suara soal keluhan operator speedboat yang mengaku kesulitan mengakses BBM Bersubsidi.
Sejumlah operator speedboat reguler di Berau mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses BBM Bersubsidi.
Diketahui, keberadaan BBM Bersubsidi sangat dibutuhkan oleh operasional speedboat yang melayani rute pelayaran di dalam Berau.
Adapun operasional speedboat reguler sangat dibutuhkan bagi aktivitas masyarakat Berau dan juga aktivitas pariwisata di Berau.

Merespons tersebut, Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan BBM Bersubsidi sudah diberikan kepada pelaku usaha speedboat, baik di Dermaga Sanggam, Maratua, maupun di Tanjung Batu.
Namun kendala datang karena munculnya regulasi dari BPH Migas yang haris dipenuhi oleh motoris dan operator speedboat.
“Ada regulasi dari BPH Migas yang harus dipenuhi dulu oleh teman-teman motoris yang sampai hari ini belum terpenuhi,” ungkapnya.
Regulasi dari BPH Migas yang harus dipenuhi yaitu masalah perizinan dan legalitas. Sebab sejumlah perusahaan operator speedboat belum mengantongi Nomor Izin Berusaha (NIB).
Dishub Berau berharap operator speedboat bisa memenuhi persyaratan demi bisa mendapatkan akses untuk pembelian BBM Bersubsidi.
“Kita masih mengupayakan bagaimana seluruh armada yang beroperasi di Dermaga Sanggam, di Tanjung Batu, di Maratua, dibantu subsidi BBM,” katanya.
“Tapi harus memenuhi regulasi yang disyaratkan oleh BPH Migas khususnya Pertamina,” jelasnya.
