BERAU TERKINI – Potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam penyelenggaraan Berau Expo 2026. 

Panitia Berau Expo 2026 mengimbau pengunjung tetap menjaga kesehatan, terutama jika kondisi kabut asap di sekitar lokasi kegiatan masih cukup tebal.

Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, mengatakan, pihaknya tetap memperhatikan kondisi lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, meskipun kejadian karhutla di Berau disebut telah berkurang, potensi paparan kabut asap tetap perlu diantisipasi.

Terlebih, kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Berau disebut berasal dari daerah lain.

“Informasinya, kabut asap yang ada di Berau ini merupakan kiriman dari daerah lain,” terang Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau ini.

Sebagai langkah antisipasi, pengunjung diimbau menggunakan masker apabila kondisi kabut asap masih tebal.

Imbauan tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi paparan asap selama masyarakat beraktivitas di area pameran.

“Kami tetap mengimbau seluruh masyarakat apabila asap masih tebal harus menggunakan masker,” ucapnya.

Selain itu, sebagian kegiatan Berau Expo 2026 ditempatkan di dalam GOR Pemuda, Tanjung Redeb.

Penempatan ini memungkinkan sejumlah aktivitas berlangsung di dalam ruangan, meskipun kegiatan di area luar gedung tetap dilaksanakan.

Panitia mengklaim tetap memperhatikan kondisi lingkungan selama expo berlangsung agar kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kenyamanan dan kesehatan pengunjung. (*)