BERAU TERKINI — Satu bulan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII di Kabupaten Paser, persiapan kontingen Kabupaten Berau masih dihadapkan pada tantangan finansial.
Rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan DPRD Berau digelar guna mematangkan kesiapan keberangkatan para atlet yang dijadwalkan berlaga pada 14-27 November 2026.
Dalam rapat dengar pendapat tersebut, terungkap total alokasi anggaran yang tersedia di Dispora masih menyisakan defisit.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Berau, Rudi Yanto, mengatakan, saat ini anggaran yang tersedia bersumber dari APBD Murni sebesar Rp1,5 miliar ditambah alokasi penambahan Rp3 miliar melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT), yang secara keseluruhan dialokasikan untuk membiayai konsumsi, perlengkapan pakaian, asuransi, hingga akomodasi.

Berdasarkan data KONI, jumlah kontingen Berau yang akan diberangkatkan mencapai 800 orang, terdiri dari 732 atlet beserta para pendamping.
Pembiayaan terbesar dialokasikan untuk pos transportasi udara menggunakan maskapai penerbangan menuju Balikpapan dengan estimasi biaya Rp1,5 juta per orang.
Kemudian dilanjutkan menggunakan moda transportasi darat lokal menuju Kabupaten Paser dan venue pertandingan.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, menegaskan perlunya keterlibatan perusahaan swasta untuk meringankan beban pembiayaan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurutnya, pembiayaan dunia olahraga daerah tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada anggaran pemerintah yang terbatas.
Ia berharap kepala daerah dapat segera mengagendakan pertemuan khusus dengan para pimpinan perusahaan swasta yang beroperasi di Berau.
Langkah ini dinilai sangat mendesak mengingat para atlet saat ini menjalani latihan mandiri tanpa pemusatan latihan secara penuh, sehingga pasokan nutrisi dan vitamin tambahan sangat bergantung pada dukungan pihak luar.
“Kita berharap dari pihak perusahaan itu meringankan beban, sehingga yang disampaikan Dispora tadi ada kekurangan, itu bisa tertutupi,” ungkap Taupan.
Taupan menambahkan, dari total 64 cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Porprov Kaltim 2026, kontingen Berau dipastikan akan ambil bagian pada 47 cabang olahraga.
Kendati tanpa fasilitas pemusatan latihan yang ideal, ia tetap optimis para atlet dapat berangkat dan berjuang secara maksimal.
“Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan nanti dengan perusahaan itu, kalau misalnya ada dana lebih cadangan, nah kita bisa kontribusikan untuk vitamin dan nutrisinya,” ujarnya. (*)
