BERAU TERKINI – Komjen Suyudi Ario Seto bakal dilantik menjadi Kapolri.

Pucuk pimpinan institusi Polri resmi berganti. Nama Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjadi pilihan Presiden Prabowo.

Nantinya, Komjen Suyudi Ario Seto bakal menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Komjen Suyudi Ario Seto juga dijadwalkan dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (1/10/2026) siang ini.

Lantas seperti apa profil dan perjalanan karier Komjen Suyudi Ario Seto?

Dihimpun Berauterkini.co.id, berikut ini biodata dan profil Komjen Suyudi Ario Seto:

Nama: Suyudi Ario Seto

Lahir: Pandeglang, 14 Juli 1973

Pendidikan:

Lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1994.
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003
Pendidikan Sespimti Polri pada 2018.

Karier Kepolisian:

Kapolres Bogor (2015)
Wakapolres Metro Jakarta Barat (2016)
Kapolresta Bogor Kota (2016)
Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017)
Analis Kebijakan Madya Bidang
Pidum Bareskrim Polri (2017)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019)
Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020)
Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri (2020)
Wakapolda Metro Jaya (2023)
Kapolda Banten (2024)
Pati Bareskrim Polri (penugasan luar struktur) (2025)
Kepala BNN RI (2025)

Komjen Suyudi Ario Seto dalam fit and proper test Komisi III DPR RI (YouTube/TV Parlemen)
Komjen Suyudi Ario Seto dalam fit and proper test Komisi III DPR RI (YouTube/TV Parlemen)

Usung Polisi Bersama Masyarakat

Sebelumnya diberitakan, Komjen Suyudi Ario Seto bakal menggantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai ditetapkan oleh Komisi III DPR RI, Komjen Suyudi Ario Seto bakal dilantik oleh Presiden Prabowo menjadi Kapolri pada Kamis (1/10/2026) siang ini.

Saat mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR RI, Komjen Suyudi Ario Seto mengusung program Polisi Bersama Masyarakat.

Program itu dicanangkan bakal mengganti program Polri Presisi yang menjadi program dan slogan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Komjen Suyudi Ario Seto, Polisi Bersama Masyarakat berarti menempatkan masyarakat sebagai orientasi tugas kepolisian.

“Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat, sebagai doktrin kepemimpinan yang menempatkan masyarakat sebagai orientasi pusat tugas kepolisian,” ujar Komjen Suyudi Ario Seto dikutip dari siaran TV Parlemen.

Dia menyebut, pelayanan masyarakat dan memastikan masyarakat mendapatkan kepastian hukum bakal menjadi fokus utama kerjanya.

Menurut Komjen Suyudi Ario Seto, proses penanganan hukum harus berjalan transparan sehingga tak perlu lagi adanya No Viral No Justice.

“Pola pengaduan menunjukan bahwa penyelidikan, penyidikan, pelayanan masyarakat masih harus perlu dibenahi,” katanya.

“Kepastian laporan, kesetaraan di hadapan hukum, pungli, fenomena No Viral No Justice, bagi korban laporan polisi merupakan harapan bahwa negara hadir,” ujarnya.

“Pelapor berhak mengetahui perkembangan yang dapat dibuka tanpa harus mengetahui akses informal kepada penyidik,” jelasnya.