BERAU TERKINI – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau berupaya mengatasi keterbatasan fasilitas pengolahan sampah dengan mendatangi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) guna mengajukan permohonan bantuan sarana dan prasarana.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, menjelaskan, rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menuntut kesiapan infrastruktur yang jauh lebih memadai. 

Oleh karena itu, pihaknya mengajukan berbagai jenis bantuan alat berat dan operasional untuk menunjang pengelolaan sampah di daerah.

“Kami memohon semua alat yang dibutuhkan untuk sarana prasarana,” ungkap Zulkifli kepada Berauterkini, Selasa (22/9/2026).

Mobil pengangkut sampah yang diberikan Pemkab Berau kepada 10 kelurahan di 4 kecamatan di pusat perkotaan Berau, Senin (5/1/2026). (Sulaiman/BT)
Mobil pengangkut sampah yang diberikan Pemkab Berau kepada 10 kelurahan di 4 kecamatan di pusat perkotaan Berau, Senin (5/1/2026). (Sulaiman/BT)

Ia merinci, sejumlah sarana krusial yang diusulkan meliputi traktor, buldoser, unit dump truck, kendaraan pengangkut roda tiga, mesin pencacah sampah, hingga peralatan pendukung untuk Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Meski besaran alokasi anggaran belum dirinci secara pasti, respons positif telah diberikan oleh pemerintah pusat.

“Anggaran sih tidak disampaikan akan dialokasikan berapa. Tapi Pak Menteri intinya mendukung apa yang menjadi harapan pemerintah daerah berkaitan dengan pengelolaan sampah,” jelasnya.

Zulkifli menambahkan, permohonan tersebut secara prinsip telah mendapat lampu hijau dari kementerian dan tinggal menunggu pembahasan teknis lanjutan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). 

Langkah ini dinilai mendesak mengingat kondisi armada truk pengangkut sampah di Berau saat ini sudah sangat memprihatinkan akibat usia kendaraan yang tua dan banyaknya unit yang mengalami kerusakan.

“Sangat hijau, nanti ada undangan berikutnya lagi, anggaran-anggaran kita bahas lagi,” ujarnya.

Selain mengandalkan intervensi anggaran dan bantuan pusat, DLHK Berau juga terus mendorong keterlibatan aktif pihak swasta dan masyarakat agar penanganan kebersihan kota dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan. (*)