BERAU TERKINI – Memburuknya paparan kabut asap di Kabupaten Berau mengancam keberlanjutan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang baru berjalan empat hari.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyarankan agar aktivitas sekolah dikembalikan ke sistem Belajar Dari Rumah (BDR) guna melindungi kesehatan para siswa.
Gamalis menilai tingkat kepekatan asap di lapangan saat ini tergolong sangat mengkhawatirkan.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), tumpukan kabut asap di permukaan tanah justru terpantau lebih pekat ketimbang di udara bagian atas.

“Sebaiknya kalau memang ini mengkhawatirkan kondisi kabut asap kita kembali belajar dari rumah,” tegas Gamalis kepada Berauterkini, Kamis (17/9/2026).
Meski demikian, penetapan kembali skema BDR masih akan dimusyawarahkan terlebih dahulu bersama Dinas Pendidikan sebelum dituangkan resmi melalui Surat Edaran Bupati.
Pemkab Berau juga terus memperbarui data perkembangan kondisi udara bersama BMKG, Disdamkarmat, serta Dinas Kesehatan.
Gamalis mengaku prihatin dengan lonjakan indeks ketebalan asap yang terjadi secara mendadak dalam beberapa hari terakhir.
“Kita cek dulu dengan kadis, kita buat surat edaran dari bupati, kita cek lagi dengan Bu Kadis. Ini agak lebih parah aku lihat indeksnya lebih jauh,” keluhnya. (*)
