BERAU TERKINI – Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara, menjadi Menkeu ketiga di pemerintahannya.
Pemerintahan Presiden Prabowo baru berumur 2 tahun, namun posisi Menteri Keuangan atau Menkeu sudah berganti tiga kali.
Di awal pemerintahannya, Presiden Prabowo melantik Sri Mulyani sebagai Menkeu.
Sri Mulyani kembali menjabat sebagai Menkeu di Kabinet Merah Putih usai sebelumnya menjabat Menkeu di era pemerintahan Presiden Jokowi sejak 2016 lalu.
Namun belum genap setahun menjabat, Sri Mulyani dicopot oleh Presiden Prabowo.

Kasus kerusuhan hingga penjarahan rumah pribadi di bulan Agustus 2025 menjadi salah satu alasan Sri Mulyani meninggalkan posisi Menkeu.
Posisi Menkeu pun dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik oleh Presiden Prabowo pada 8 September 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pendekatan komunikasi publik yang berbeda dengan Sri Mulyani.
Jika Sri Mulyani irit bicara dan berhati-hati, Purbaya Yudhi Sadewa cenderung responsif dan blak-blakan.

Semasa menjabat sebagai Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa tegas melaksanakan efisiensi anggaran, dia juga tegas memotong anggaran transfer ke daerah atau TKD.
Dia juga berupaya melakukan efisiensi anggaran untuk program unggulan yakni makan bergizi gratis atau MBG.
Program MBG yang dianggarkan di atas Rp 200 triliun diharapkan dapat ditekan hingga di bawah Rp 200 triliun mulai 2027 mendatang.
Namun rencana itu belum terealisasi, sebab baru setahun menjabat, Purbaya Yudhi Sadewa sudah diganti oleh Wamenkeu Suahasil Nazara.
Suahasil Nazara diketahui sebagai orang lama di Kemenkeu. Dia telah menjabat sebagai Wamenkeu sejak Menkeu Sri Mulyani.

Prioritas Suahasil Nazara
Sebelumnya diberitakan, Suahasil Nazara mengaku mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo soal tugas barunya sebagai orang nomor satu di Kemenkeu.
“Arahan khusus adalah menjaga keuangan negara, jadi APBN harus bisa menjalankan program-progam pemerintah, karena itu APBN-nya harus sehat dan harus kredibel,” kata Suahasil Nazara dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
“Karena itu kami di Kemenkeu, menjaga keuangan negara itu, menjadikan APBN yang menumbuhkan dan menstabilkan ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Suahasil Nazara mengaku bakal memperbaiki pola komunikasi publik di Kemenkeu. Dia menyebut komunikasi publik seorang Menkeu harus bisa dipercaya.
“Prioritasnya menjalankan APBN yang kredibel, komunikasi publik yang dipercaya,” katanya.
Lebih jauh, Wamenkeu sejak era Sri Mulyani ini menyebut akan mempertahankan defisit anggaran di bawah 3 persen terhadap PDB. “Defisit di bawah 3 persen,” katanya.
Ditanyakan soal waktu penujukkan jadi Menkeu, Suahasil Nazara mengaku baru mengetahui pada pagi hari.
Dia menyebut belum sempat berkomunikasi dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebelum dilantik menjadi Menkeu.
“Pertanyaan mengenai proses, saya disampaikan tadi pagi untuk bersiap pada pelantikan. Engga ada, hari ini engga ada,” jelasnya.
