BERAU TERKINI – KONI Berau berharap dukungan semua pihak jelang pelaksanaan Porprov 2026.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, tengah mempersiapkan sekitar 800 atlet terbaik untuk membawa nama Berau pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang.

Persiapan menuju ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut, bukan tanpa kendala.

Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian KONI Berau adalah, kepastian anggaran untuk mendukung kebutuhan atlet dan kontingen.

Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengatakan, sebagian besar cabor bahkan harus menggelar training center (TC) secara mandiri untuk mempersiapkan atletnya.

Sejumlah cabor berprestasi tetap mendapatkan dukungan dari Pemkab Berau, untuk mengikuti try out sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov.

Diketahui, sebanyak 48 cabor dari KONI Berau dinyatakan lolos untuk berlaga di Porprov Kaltim 2026 di Paser.

Para atlet dari masing-masing cabor pun terus menjalani latihan intensif, untuk mematangkan persiapan sebelum bertanding.

Atlet Wushu Berau yang tampil Babak Kualifikasi Porprov 2026 di Samarinda, 11-15 Desember 2025.
Atlet Wushu Berau yang tampil Babak Kualifikasi Porprov 2026 di Samarinda, 11-15 Desember 2025.

“Untuk Porprov 2026 ini kami mengusulkan Rp10 miliar. Tapi dari informasi yang kami dapat, anggaran yang tersedia baru sekitar Rp3 miliar,” kata Taupan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tersebut perlu menjadi perhatian bersama.

Ia pun meminta anggota DPRD Berau yang juga merupakan bagian dari kepengurusan KONI, untuk ikut mengawal dukungan anggaran bagi kontingen Berau.

“Kami juga minta teman-teman pengurus KONI di DPRD Berau, kami minta kawal juga anggaran untuk Porprov,” ujarnya.

Selain mengandalkan anggaran pemerintah, KONI Berau juga mendorong adanya dukungan dari dunia usaha. Khususnya, untuk kebutuhan akomodasi dan keberangkatan atlet menuju Kabupaten Paser.

Taupan menyebut, Pemkab dan DPRD Berau dapat memfasilitasi komunikasi dengan perusahaan agar turut berkontribusi dalam mendukung keberangkatan kontingen.

Ia berkaca pada pelaksanaan Porprov Kaltim di Kutai Timur beberapa tahun lalu. Saat itu, perusahaan disebut turut membantu sekitar Rp2 miliar, untuk mendukung akomodasi kontingen Berau menuju lokasi pertandingan.

“Yang bisa meminta hal itu ke perusahaan ya Pemkab Berau dan DPRD Berau. Karena ini juga membawa nama daerah,” jelasnya.

Kendati menghadapi keterbatasan, Taupan optimistis semangat para atlet Berau tidak akan surut. Menurutnya, para atlet tetap memiliki motivasi besar untuk memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Berau.

“Kalau dari atlet saya yakin tidak akan patah semangat, meskipun di tengah kondisi seperti ini,” tegasnya.