BERAU TERKINI – Gelaran Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8-11 Oktober mendatang mendapatkan dukungan penuh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. 

Dukungan tersebut mencakup penyediaan fasilitas penunjang hingga penetrasi pasar wisatawan mancanegara.

Minister Konsul Pelaksana Fungsi Ekonomi I / Perdagangan KJRI Kota Kinabalu, Yogo Pamungkas, menegaskan, festival ini sangat strategis untuk menggenjot arus kunjungan turis serta memicu dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir Berau.

“Kami di KJRI KK sekali lagi siap memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan, jadi kira-kira langkah ke depan apa yang perlu kita siapkan,” ungkap Yogo dalam pertemuan virtual, Kamis (10/9/2026).

WhatsApp Image 2026 09 10 at 19.37.30 2

Langkah konkret yang disiapkan KJRI Kota Kinabalu antara lain memfasilitasi agenda tabletop promotion untuk mempertemukan penyelenggara MJDF dengan para agen perjalanan di Sabah pada akhir September. 

Selain itu, promosi berbasis media digital dan pelibatan influencer lokal dinilai menjadi opsi paling efektif untuk menjaring wisatawan asal Sabah.

“Tentunya kami akan sebarluaskan informasi tentang Maratua Jazz Festival ini kepada pihak-pihak yang ada di wilayah Sabah, yang potensial untuk menarik minat dari calon-calon peserta,” tegas Yogo.

Yogo berharap pergelaran MJDF 2026 tak sekadar memajukan pariwisata, melainkan menjadi pemantik kerja sama lintas sektor, mulai dari investasi, konservasi, hingga penguatan hubungan diplomatik antarwilayah tetangga.

“Kita berharap ke depan ada lebih banyak lagi proyek-proyek bersama yang bisa kita goalkan, yang bisa kita sinergikan,” pungkasnya. (*)