BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau berencana melakukan kunjungan ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna memperjuangkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan, kunjungan tersebut diupayakan dapat terlaksana setelah rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb selesai.

“Kami akan melihat waktu, mudah-mudahan setelah kegiatan hari jadi selesai kami bisa berkunjung ke Jakarta,” ujarnya saat menjawab pertanyaan Berauterkini terkait rencana menemui BPH Migas.

Menurut Sri Juniarsih, tujuan utama kunjungan tersebut adalah meminta dukungan pemerintah pusat agar alokasi kuota BBM untuk Berau dapat ditambah. 

WhatsApp Image 2026 09 10 at 14.31.54

Namun, ia menegaskan, persoalan kelangkaan dan antrean BBM tidak hanya berkaitan dengan besaran kuota yang diterima daerah.

Ia menilai distribusi yang tidak merata dan praktik-praktik penyalahgunaan BBM juga menjadi faktor yang harus dibenahi bersama.

“Sebanyak apapun kuota yang diberikan kepada kita, selama pembagiannya tidak merata dan masih ada orang-orang yang curang di dalamnya, tentu persoalan ini akan tetap terjadi,” katanya.

Menurutnya, pemerataan distribusi BBM penting agar masyarakat di seluruh wilayah Berau, termasuk yang berada jauh dari pusat kota, dapat memperoleh akses bahan bakar dengan lebih mudah.

“Yang perlu kita atur adalah bagaimana pembagian BBM itu bisa merata kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau, sehingga tidak terjadi antrean yang cukup panjang,” tuturnya.

Pemkab Berau berharap upaya koordinasi dengan BPH Migas dapat memberikan solusi terhadap persoalan BBM yang dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun kawasan pedalaman. (*)