BERAU TERKINI – Kendati kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menebal, aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau Berau dipastikan tetap berjalan aman dan lancar, Kamis (3/9/2026).

Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, membeberkan, sepanjang hari jarak pandang (visibility) di kawasan bandara sempat menurun di kisaran 2.000-3.500 meter.

Namun, jarak pandang kemudian membaik ke angka 2.000-4.000 meter pada sore hari. 

Meski begitu, seluruh jadwal penerbangan tidak terdampak.

“Penurunan jarak pandang antara 2.000-3.500 meter, sampai saat ini tidak ada yang terdampak,” ungkap Patah kepada Berauterkini, Kamis (3/9/2026).

Patah membenarkan jika dalam beberapa hari terakhir sempat terjadi penundaan (delay) atau pengalihan penerbangan pagi ke siang dan malam hari akibat kepekatan asap. 

Namun, ia menekankan kondisi tersebut tidak terjadi setiap hari dan pihak bandara tidak memberikan kompensasi karena tergolong keadaan force majeure.

“Tidak selalu, ini keadaan force majeure jadi tidak ada kompensasi,” tuturnya.

Memasuki sore hari, operasional maskapai di Bandara Kalimarau dilaporkan sepenuhnya kondusif tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah operasional penerbangan berjalan normal tidak ada delay atau divert,” tutup Patah. (*)