BERAU TERKINI – Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite mulai digelontorkan secara bertahap ke enam SPBU di kawasan Tanjung Redeb dan sekitarnya sejak Selasa (1/9/2026) sore.
Enam titik tersebut meliputi SPBU Rinding Lama, SPBU Maluang, SPBU H Isa, SPBU Rinding Baru, SPBU Kilo 5, serta SPBU Sambaliung Baru.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina, Hermawan Bagus, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Berau atas keterlambatan pasokan yang memicu antrean panjang dalam beberapa hari terakhir.
Hermawan membeberkan, keterlambatan ini dipicu penumpukan antrean kargo kapal di Pelabuhan Balikpapan yang juga memasok wilayah Samarinda hingga Tarakan.
Selain itu, faktor cuaca buruk, kendala alur pelayaran yang padat, hingga dangkalan sedimen akibat pasang surut air sungai membuat kapal tidak bisa bersandar demi alasan keselamatan.
“Sehingga antrean ini memicu keterlambatan, ya awalnya plan tanggal 27, geser tanggal 31 pun karena ada beberapa faktor juga. Airnya itu tinggi ya, sering nyantol dan lain-lain kan, sehingga kita di belakangnya itu ada antrean untuk minyak di depot jobber,” jelas Hermawan, Selasa (1/9/2026).
Setelah berhasil bersandar pada Selasa pagi pukul 08.00 WITA, Pertamina langsung mempercepat proses pembongkaran dari kapal menuju tangki pendam, lalu menyalurkannya ke mobil-mobil tangki untuk didistribusikan ke SPBU perkotaan.
“Saat ini, Pertalite kita utamakan, paling enggak menyebar antriannya enggak separah sekarang ya. Baru setelah itu Pertamax agak malam. Dan sekarang proses bongkar dialihkan ke tangki pendam, dan kita alirkan ke mobil tangki. Estimasi 2 jam dari sekarang, atau 1 jam setengah dari sekarang sudah distribusi, khususnya di kota-kota,” tuturnya.
Operasional armada pengangkut BBM dipastikan akan terus dimaksimalkan hingga malam hari selama 3-4 hari ke depan guna memenuhi komitmen kuota 100 persen bagi Kabupaten Berau.
“Sehingga, kami kuota komitmen 100 persen untuk penyaluran BBM Pertalite di Berau. Cuma kemarin memang gara-gara kapal, kita optimalkan 4 hari ke depan ini,” ucapnya.
Dengan mulai masuknya pasokan BBM, pengelola SPBU mengimbau masyarakat agar tetap tertib dalam mengantre dan tidak melakukan aksi borong atau penimbunan.
“Kami mohon kerja sama masyarakat. Stok sudah mulai masuk, jadi tidak perlu khawatir. Hindari penimbunan dan gunakan BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (*)
