BERAU TERKINI – Barcelona terlalu perkasa untuk Rayo Vallecano yang tumbang dengan hasil skor 5-2 pada pekan ketiga La Liga.
Brace atau dua gol dari Rapinha dan Lamine Yamal membuat sang juara bertahan kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 9 poin.
Kedudukan poin yang sama dengan Real Madrid di peringkat kedua.
Keduanya hanya terpaut selisih gol dan kebobolan dari tiga pertandingan terakhir.

Dalam laga ini, Rapinha menunjukkan kelasnya sebagai pemain sepakbola profesional eropa.
Cedera yang menghantuinya sejak awal musim, rupanya tak menjadi penghalang untuk terus mendulang prestasi bersama Blaugrana.
Rapinha merupakan hasil dari spekulasi besar sang pelatih, Hansi Flick.
Kekosongan striker murni di lini serang Barcelona, mendorong Flick untuk memutuskan agar Rapinha menjadi striker.
Padahal Rapinha merupakan pemain sayap kiri Barcelona yang menjadi kunci kebuntuan serangan Barcelona.
Pada awal musim ini, terbukti keputusan Flick berhasil.
Rapinha sudah mengoleksi lima gol dari tiga laga yang dilalui Barcelona.

Namanya pun kini masuk dalam radar perebutan Pichichi La Liga alis top skor bersama dengan Kylian Mbappe di Real Madrid.
Di tangan medis Barcelona, cedera Rapinha terobati.
Kondisi yang sangat kontras ketika Rapinha harus bermain di Timnas Brasil pada gelara piala dunia lalu.
Di dapur dokter Barcelona, sakit di paha kanan Rapinha pulih.
Membuatnya lebih lincah untuk menari di area kotak penalti lawan.
Penampakan yang sangat berbeda ketika Rapinha bermain bersama dengan Vinicius Junior di Brasil.
Kesehatan Rapinha ini menjadi garansi dari Flick.
Sebelum musim baru berlangsung, Flick pernah menyatakan bila Rapinha akan menjadi mesin gol baru untuk Barcelona.
Dan telah terbukti di tiga laga awal Barcelona di La Liga.
