BERAU TERKINI – Niat memancing bersama adik dan rekannya, seorang pelajar berusia remaja 15 tahun di Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, justru berujung tragis.
Korban meninggal dunia setelah tenggelam di kolam genangan air di kawasan Jalan Gatot Subroto, Gang Jeruk, Kelurahan Sei Bedungun, Rabu (26/8/2026) lalu.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban awalnya datang ke lokasi bersama adik dan rekannya untuk memancing.
Namun, setelah cukup lama memancing dan tidak mendapatkan ikan, korban kemudian memutuskan untuk berenang di kolam tersebut.
Saat berenang, korban bergerak ke arah tengah kolam untuk mengambil sebatang kayu yang terapung. Kayu itu rencananya akan digunakan sebagai pelampung.
“Setelah berada di tengah, korban tiba-tiba tenggelam dan sempat berteriak meminta tolong kepada adik dan temannya,” ujar Suradi.

Namun, adik korban tidak langsung memberikan pertolongan, lantaran mengira korban hanya bercanda.
“Tidak lama berteriak, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak terlihat lagi,” jelasnya.
Melihat korban tak kunjung muncul, adik korban kemudian meminta pertolongan kepada sejumlah pekerja bangunan sekolah yang berada di sekitar lokasi.
Para pekerja kemudian melakukan pencarian dengan menyelam ke dasar kolam, yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
“Setelah melakukan pencarian sekitar 30 menit, korban berhasil ditemukan oleh saksi. Kemudian dilakukan pertolongan pertama dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai,” katanya.
Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga medis. Suradi menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan meminta agar korban segera dimakamkan.
“Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi,” jelasnya.
