BERAU TERKINI – Menindaklanjuti arahan Bupati Berau terkait keterlibatan perusahaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Perusda PT Indo Pusaka Berau (IPB) turut memberikan dukungan kepada tim gabungan di lapangan.
Dukungan tersebut berupa 200 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, serta sejumlah logistik seperti air minum dan mi instan.
Bantuan diserahkan langsung Direktur PT IPB, Aan Wibowo, kepada Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, Jumat (28/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Masyhadi menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT IPB yang ikut membantu upaya penanggulangan karhutla di Berau.

“Bantuan yang diberikan kepada kami ini sangat bermanfaat untuk menunjang teman-teman yang ada di lapangan,” ujarnya.
Menurut Masyhadi, salah satu kendala yang dihadapi petugas dalam penanganan Karhutla adalah kebutuhan BBM serta logistik bagi personel yang bertugas di lapangan.
Selain itu, petugas juga kerap menghadapi kendala teknis, seperti keterbatasan sumber air, lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, hingga kebutuhan perpanjangan selang untuk mencapai titik api.
“Kadang-kadang kita kesulitan dengan sumber air untuk pemadaman,” jelasnya.
Kendala lainnya muncul ketika kebakaran terjadi di sejumlah titik secara bersamaan.
Dengan keterbatasan unit yang dimiliki, BPBD harus menentukan lokasi yang menjadi prioritas penanganan.
“Kalau kejadian terjadi di beberapa titik secara bersamaan, sedangkan unit kita terbatas, kita kesulitan menentukan mana lokasi yang paling utama untuk ditangani,” katanya.
Sementara itu, Direktur PT IPB, Aan Wibowo, mengatakan, bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Berau.
Dari koordinasi itu, kebutuhan yang dinilai mendesak salah satunya adalah BBM untuk mendukung mobilisasi kendaraan pemadam.
“Hari ini kami tidak banyak membantu, hanya 200 liter bahan bakar solar, beserta beberapa logistik berupa air minum, mi instan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Tak hanya bantuan logistik, PT IPB juga menyiapkan personel untuk diperbantukan dalam penanganan Karhutla bersama tim gabungan BPBD.
Aan menyebutkan, terdapat sekitar 10-15 personel yang telah disiapkan sebagai relawan dan siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
“Kami kemarin sudah mendata teman-teman yang bersedia menjadi relawan untuk bisa terlibat langsung di lapangan. Ada kurang lebih 10-15 personel yang siap membantu sewaktu-waktu jika dibutuhkan oleh tim BPBD,” katanya.
Menurutnya, pembagian tugas dan struktur tim relawan dari perusahaan juga telah disiapkan, termasuk penentuan pemimpin di lapangan.
“Kami sudah bentuk juga siapa yang menjadi leader, kemudian siapa yang di lapangan dibagi beberapa tim. Itu sudah kami bentuk di tim kami,” ujarnya.
Aan menambahkan, personel yang disiapkan tersebut telah memiliki pengetahuan dasar mengenai pemadaman api.
Pasalnya, pelatihan terkait penanganan kebakaran rutin diberikan kepada pekerja perusahaan.
“Teman-teman yang ditugaskan sebagai relawan ini sudah menguasai fire drill dan dasar-dasar penanganan,” pungkasnya. (*/Adv)
