BERAU TERKINI – Harapan warga akan turunnya hujan di tengah suhu panas menyengat dan kepungan kabut asap mulai terwujud di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau, Jumat (21/8/2026).
Hujan dengan intensitas rendah terpantau mengguyur kawasan Kampung Biatan Lempake di Kecamatan Biatan hingga wilayah Kecamatan Bidukbiduk.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, menjelaskan, pergerakan awan hujan saat ini terfokus di kawasan pesisir selatan Berau.
“Sebelah barat Talisayan atau sekitarnya itu ada hujan, awannya bergerak ke Biatan,” ujar Ade saat dikonfirmasi Berauterkini.
Pergerakan awan tersebut terus mengarah ke Kecamatan Biatan dan terdeteksi berada di sisi barat Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar.
Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Bidukbiduk dan Batu Putih, potensi hujan dipicu oleh pertumbuhan awan lokal yang terbentuk mandiri di lokasi tersebut.
“Ada juga di sebelah barat Semurut, sudah meluruh di Talisayan, untuk awan tersebut,” tambahnya.
Sayangnya, kondisi berbeda masih terjadi di kawasan perkotaan Tanjung Redeb dan sekitarnya.
Meski gumpalan awan mulai terlihat secara visual, potensi hujan belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
“Di Tanjung Redeb terpantau secara visual ada pertumbuhan awan, namun belum terpantau menjadi awan konvektif atau awan hujan,” kata Ade.

Titik Api Masih Terbanyak di Kaltim
Di sisi lain, BMKG juga merilis rekapitulasi data titik panas (hotspot) di Kalimantan Timur periode Kamis (20/8/2026).
Kabupaten Berau kembali memuncaki daftar daerah dengan jumlah titik panas tertinggi di Kaltim, yakni mencapai 519 titik.
Sebaran hotspot di Berau didominasi oleh Kecamatan Pulau Derawan yang mencatatkan angka tertinggi sebanyak 213 titik.
Posisi selanjutnya disusul Kecamatan Segah dengan 77 titik, Gunung Tabur 68 titik, Sambaliung 49 titik, Teluk Bayur 41 titik, dan Kelay 23 titik.
Sementara itu, Kecamatan Tabalar dan Talisayan masing-masing mencatat 6 titik, serta Batu Putih, Biatan, dan Bidukbiduk masing-masing 5 titik.
Dari 13 kecamatan yang ada di Berau, hanya Kecamatan Tanjung Redeb dan Maratua yang terpantau nihil titik panas.
Lonjakan 519 titik panas di Berau ini terbilang sangat signifikan jika dibandingkan dengan daerah tertinggi kedua di Kaltim, yakni Kabupaten Kutai Timur yang mencatatkan 173 titik.
Secara keseluruhan, total hotspot yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Timur pada hari yang sama telah menyentuh angka 1.028 titik. (*)
