BERAU TERKINI – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memastikan Tambahan Penghasilan (Tamsil) guru yang terhenti sejak Juni lalu akan dicairkan kembali pada Oktober 2026.
Skema pembayarannya akan dirapel sekaligus untuk lima bulan, yakni dari Juni hingga Oktober.
Keterlambatan pencairan tamsil, termasuk bagi guru honorer di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), terjadi akibat adanya penyesuaian dan efisiensi anggaran di awal tahun.
Sehingga, alokasi yang disetujui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) saat itu hanya cukup untuk lima bulan pertama 2026.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdik Berau, Mustaring, menjelaskan, kekurangan anggaran untuk tujuh bulan sisanya telah diusulkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau APBD Perubahan.
“Pada saat pengusulan itu ada pengurangan anggaran, efisiensi, jadi mereka hanya bisa dibayarkan 5 bulan itu untuk tamsil,” ungkap Mustaring kepada Berauterkini, Kamis (13/8/2026).
Mustaring menambahkan, Kepala Disdik Berau telah menginstruksikan bagian Penyusunan Program untuk mengawal pengusulan sisa anggaran tersebut.
“Makanya bulan 6 bulan 7 ini proses pengusulan ABT dan Insya Allah mungkin itu baru nanti di bulan-bulan Oktober baru keluar DPA perubahannya,” jelasnya.
Setelah tunggakan lima bulan dibayarkan secara rapel pada Oktober, pencairan tamsil untuk dua bulan terakhir, yakni November dan Desember, dipastikan kembali normal dan dibayarkan secara rutin setiap bulannya.
“Ada pun sisa 2 bulannya itu belum dibayarkan pasti nanti kita bayarnya per bulan,” pungkasnya. (*)
