BERAU TERKINI – Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, mendapat dukungan dari PT Hutan Sanggam Berau (HSB).

Perusahaan milik daerah (Perusda) tersebut menyalurkan bantuan logistik dan bahan bakar minyak (BBM) kepada Posko Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau di Labanan Makarti, Rabu (12/8/2026).

Penyerahan bantuan dihadiri langsung Direktur Utama PT HSB Robi Maula; Direktur Operasional, YP Kurniawan; serta jajaran perusahaan. 

Di posko tersebut, penanganan karhutla melibatkan personel Disdamkarmat, Relawan KPHP Barat, dan masyarakat setempat.

Direktur Operasional PT HSB, YP Kurniawan, mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membantu upaya pencegahan sekaligus penanggulangan karhutla, khususnya di kawasan Labanan dan sekitarnya.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 20.12.23

“Kami juga mendukung dengan mengerahkan empat SDM serta satu unit mobil yang dilengkapi peralatan pemadam kebakaran,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga turun langsung membantu proses pemadaman ketika terjadi kebakaran di kawasan Labanan.

“Kegiatan ini bagian dari komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap penanggulangan dan pencegahan karhutla. Sekaligus menjaga kawasan dan ekosistem hutan kita,” katanya.

Dirinya berharap, semakin banyak dukungan yang diberikan kepada petugas pemadam kebakaran akan semakin baik.

“Harapannya, tidak hanya kami. Tapi pihak-pihak berkemampuan juga ikut mendukung operasional petugas dalam mencegah dan penanggulangan Karhutla,” terangnya. 

Sementara itu, Danru Posko Damkar Labanan Disdamkarmat Berau, Dwi Susilo, mengapresiasi dukungan yang diberikan PT HSB. 

Ia berharap, perusahaan maupun pelaku usaha lainnya yang berada di sekitar wilayah rawan kebakaran dapat turut memberikan dukungan.

“Selama ini PT Hutan Sanggam Batiwakkal sudah sangat membantu kami. Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusinya,” kata Dwi.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan PT HSB kali ini berupa satu drum BBM, konsumsi, satu unit kendaraan, serta empat personel yang diperbantukan untuk mengantisipasi karhutla.

Menurut Dwi, dukungan dari pihak swasta sangat dibutuhkan karena anggaran Disdamkarmat pada dasarnya lebih diarahkan untuk penanganan kebakaran permukiman, sementara kebutuhan penanganan karhutla juga cukup besar.

“Kalau bisa ada bantuan dari perusahaan-perusahaan terdekat untuk wilayahnya masing-masing, tentu kerja sama akan lebih mudah,” ujarnya.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 20.12.25

Dwi mengungkapkan, salah satu kendala yang masih dihadapi Posko Damkar Labanan adalah keterbatasan BBM dan personel. 

Saat ini, posko tersebut hanya memiliki satu petugas. Sehingga ketika terjadi karhutla maupun kebakaran permukiman, penanganan banyak mengandalkan bantuan relawan dan masyarakat.

“Petugas posko ini hanya saya sendiri. Tapi ketika ada kejadian kebakaran saya dibantu relawan yang punya waktu kosong. Tapi kalau sedang ada kegiatan lain, tentu tidak bisa membantu,” jelasnya.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar penanganan karhutla di wilayah Labanan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Kami sangat berterima kasih. PT HSB sudah setiap tahun membantu kami di sini. Mudah-mudahan perusahaan lain juga ikut bergabung menjaga lingkungan kita,” pungkasnya. (*/Adv)