BERAU TERKINI – Warganet Berau mengeluhkan pembagian ikan gratis saat Festival Manutung Jukut.

Festival Manutung Jukut akan kembali digelar pada bulan September mendatang.

Festival bakar ikan itu digelar dalam rangka perayaan HUT Berau.

Namun, sejumlah warganet Berau mempertanyakan pembagian ikan gratis yang biasa dilakukan saat Manutung Jukut.

Beberapa warganet menilai pembagian ikan gratis tidak merata.

“Ikan gratisnya sudah dimonopoli yang merasa berkuasa jabatan, jadi masyarakat cuma 5 persen saja, itu pun kalau dapat,” tulis warganet dalam kolom komentar media sosial Berau Terkini.

“Gak usah ada acara Manutung Jukut, gak semua masyarakat merasakan ikan,” tulis warga lainnya.

Merespons keluhan warganet Berau itu, Bupati Berau Sri Juniarsih buka suara.

Dia menyebut Festival Manutung Jukut seharusnya merupakan acara perayaan bersama warga masyarakat Berau.

“Saya menekankan kepada OPD yang terkait untuk menyediakan bahwa ikan-ikan itu untuk masyarakat,” kata Sri Juniarsih.

“Tidak boleh untuk orang-orang tertentu, karena semuanya kita pesta rakyat sebenarnya seperti itu,” tegasnya.

Ia mengatakan, Pemkab Berau telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pada saat pelaksanaan di lapangan, maka masyarakat yang hadir harus menjadi prioritas.

“Kalau dari kami, ada anggarannya. Tapi kembali kepada masyarakatnya lagi untuk memprioritaskan kunjungan masyarakat yang datang ke acara itu,” katanya.

Bupati Berau Sri Juniarsih di acara Festival Manutung Jukut (Ist)
Bupati Berau Sri Juniarsih di acara Festival Manutung Jukut (Ist)

Ajak Gemar Makan Ikan

Sebelumnya diberitakan, Diskan Berau mengajak partisipasi warga dalam acara Festival Manutung Jukut yang juga rangkaian HUT Berau.

Bukan hanya pesta kuliner, Manutung Jukut 2026 kembali akan digelar sebagai salah satu agenda yang akan menyatukan masyarakat Berau.

Diskan Berau mengajak organisasi, sekolah, komunitas hingga masyarakat untuk ikut serta dalam tradisi bakar ikan bersama.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan Manutung Jukut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap ikan sebagai salah satu sumber pangan daerah.

“Semoga kegiatan ini bisa jadi momentum kebersamaan untuk masyarakat. Selain kita makan ikan bersama tentu juga mengajak masyarakat gemar makan ikan,” ujar Abdul Majid.

Manutung Jukut 2026 dijadwalkan pada Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan ini akan dilaksanakan dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pulau Sangalaki hingga Jalan Pulau Derawan, termasuk kawasan Tepian Segah dan Tepian Teratai.

Pendaftaran dibuka mulai 10 Agustus hingga 11 September 2026, peserta yang ingin ikut serta bisa langsung mendaftarkan melalui kontak yang telah disiapkan sesuai kategori masing-masing.

Adapun kategori yang disiapkan yakni, Organisasi Perangkat Daerah, BUMD, BUMN,Swasta, Kelurahan, Ormas dan Komunitas, serta Paguyuban.

Selain menjadi wadah berkumpul bagi masyarakat kegiatan ini juga diharapkan mampu mengangkat potensi perikanan Berau.

Sebagai daerah yang memiliki sumber daya perikanan yang besar, ikan menjadi salah satu komoditas yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kalau semakin banyak yang ikut tentu semakin baik suasanaya jadi semakin meriah. Kami berharap seluruh elemen masyarakat bisa berpartisipasi dan Manutung Jukut bisa jadi pesta rakyat bersama,” tuturnya.