BERAU TERKINI – Dampak El Nino mulai terasa di Berau, sebaran hotspot terus bertambah potensi Karhutla dan kekeringan juga meningkat.
Dampak fenomena El Nino semakin terasa di Berau. Menurut data BMKG Berau, kini sebaran titik panas atau hotspot bertambah menjadi 923 titik.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi mengatakan, penyebab munculnya titik hotspot berasal dari kondisi atmosfer yang relatif kering karena minimnya curah hujan dan suhu maksimum harian yang tinggi.
“Pergerakan angin juga berpotensi meningkatkan kemunculan titik hotspot di wilayah Berau,” ungkapnya kepada Berauterkini.
Dia menjelaskan meningkatkan potensi Karhutla karena rendahnya potensi hujan dalam beberapa hari ke depan disertai tingkat kemudahan terbakar di lapisan tanah permukaan
Pihaknya pun mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Sebab potensi terjadinya Karhutla semakin meningkat di Berau.
“Tidak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran,” imbaunya.
“BMKG akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca, curah hujan, dan hotspot di wilayah Kabupaten Berau serta menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi mengatakan, fenomena El Nino juga berdampak pada kekeringan hingga potensi gagal panen.
Meski demikian, pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai wilayah di Berau yang mengalami kekeringan hingga gagal panen.
“Dari sisi pertanian akan ada gagal panen. Tapi itu belum terjadi dan belum ada laporannya,” ungkapnya.
Masyhadi Muhdi menyebut, untuk saat ini BPBD Berau masih berfokus pada penanganan Karhutla.
Menurutnya, jika kondisi cuaca panas berlangsung terus menerus maka BPBD Berau akan berkoordinasi dengan PDAM untuk mengantisipasi kekeringan dan melakukan suplai air bersih.
“Kita bisa mengambil ke PDAM langsung,” jelasnya.
