BERAU TERKINI – Berawal dari hobi memasak, Dapur Arjuna terus mengembangkan usahanya hingga mampu bertahan selama satu dekade.

Usaha kuliner yang dirintis sejak 2016 ini menjadi salah satu UMKM yang tumbuh dari keterampilan dan kecintaan pemiliknya terhadap dunia masak-memasak.

Dapur Arjuna dikelola oleh Suwardi Mangenre dan Sutriyani Suka. Keduanya tidak hanya mengandalkan pengalaman secara otodidak.

Tetapi juga pernah mengikuti pelatihan tata boga serta aktif memperdalam keterampilan memasak dengan membaca berbagai buku resep.

“Awalnya untuk menyalurkan hobi,” ungkap pemilik Dapur Arjuna mengenai latar belakang memulai usaha tersebut.

WhatsApp Image 2026 08 11 at 14.13.23 edited

Salah satu yang menjadi ciri khas Dapur Arjuna adalah komitmen menghadirkan masakan tanpa MSG.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mereka memberikan pilihan makanan yang tetap mengutamakan cita rasa sekaligus memperhatikan bahan yang digunakan dalam proses pengolahan.

Namun, perjalanan usaha selama hampir satu dekade bukan tanpa tantangan.

“Salah satu kendala yang masih dihadapi yaitu keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha,” terangnya.

Meski demikian, dukungan dari pemerintah daerah turut membantu keberlangsungan usaha. 

Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Dapur Arjuna telah menerima sejumlah bantuan peralatan penunjang produksi, di antaranya standing sealer, freezer, dan blender.

Bantuan tersebut dinilai dapat mendukung proses produksi sekaligus membantu UMKM meningkatkan kapasitas usahanya.

Selain dukungan peralatan, Dapur Arjuna juga telah memiliki legalitas usaha yang lengkap, menjadi salah satu modal penting untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional dan membuka peluang mendapatkan berbagai program pembinaan maupun bantuan pemerintah.

Dengan pengalaman sejak 2016, Dapur Arjuna kini terus berupaya mempertahankan kualitas produk sekaligus mengembangkan usahanya. (*/Adv)