BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) di Bumi Batiwakkal masih dalam kondisi aman.
Kepastian tersebut diperoleh setelah tim melakukan monitoring langsung ke sejumlah titik distribusi dan pusat perdagangan.
Pengawasan dilakukan di Gudang Perum Bulog, Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), serta salah satu gudang milik pedagang sembako.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan stok tetap tersedia sekaligus mengendalikan harga di pasaran.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan monitoring berkala menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.

“Pengawasan ini kami lakukan secara berkala dengan mengecek langsung kondisi stok dan harga barang pokok di sejumlah titik distribusi dan perdagangan. Dengan begitu, kami dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus mengantisipasi jika ada potensi gangguan pasokan,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih tersedia dalam jumlah yang mencukupi.
Distribusi dari distributor hingga pemasok juga berjalan normal, sehingga kebutuhan masyarakat Berau dipastikan masih dapat terpenuhi.
Selain memastikan stok, Diskoperindag juga mencatat perkembangan harga berbagai komoditas strategis.
Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah apabila ditemukan potensi kenaikan harga maupun gangguan distribusi.
Eva menegaskan, pemantauan rutin menjadi langkah penting agar pemerintah dapat bergerak cepat jika sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi pasar.
“Melalui monitoring ini, kami bisa mengetahui perkembangan harga secara langsung, sehingga apabila ada indikasi kenaikan yang tidak wajar, langkah penanganan dapat segera dilakukan,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Perum Bulog, distributor, hingga pelaku usaha akan terus diperkuat guna menjaga kelancaran rantai distribusi.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil.
“Kami akan terus melakukan monitoring secara rutin untuk memastikan stok tetap aman dan harga barang pokok terkendali. Sinergi dengan seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/Adv)
