BERAU TERKINI – Berawal dari tekad membantu perekonomian keluarga, UMKM Hany Dessert kini tumbuh menjadi salah satu pelaku usaha kuliner yang cukup dikenal di Kabupaten Berau.
Dengan ciri khas lapak berwarna pink dan menu dessert yang selalu mengikuti tren, Hany Dessert berhasil menarik perhatian pelanggan di berbagai event dan pasar malam.
Pemilik Hany Dessert, Novianty Syafitri, menceritakan usahanya bermula dari kondisi ekonomi keluarga setelah menikah.
Bersama sang suami, ia merintis kehidupan dari nol di Berau. Saat mengandung anak kedua, kebutuhan keluarga yang semakin besar mendorongnya mencari peluang usaha.
“Awal menikah saya dan suami merintis hidup dari nol di Berau. Ketika hamil anak kedua, tantangannya cukup besar dan membutuhkan pemasukan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dari situlah saya berikhtiar mencari cara agar bisa mandiri secara finansial. Alhamdulillah jalan itu terbuka lewat Hany Dessert,” ujarnya.

Hany Dessert resmi dirintis sejak April 2020. Menariknya, Novianty mengaku tidak memiliki latar belakang pendidikan tata boga.
Lulusan SMKN 1 Jurusan Pemasaran itu memulai semuanya secara otodidak dengan memanfaatkan tutorial di YouTube.
Meski begitu, semangat belajar terus ia jaga. Pada 2026, Novianty aktif mengikuti berbagai kelas baking, baik secara daring maupun luring, demi meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
Perjalanan usahanya juga mendapat dukungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.
Selama menjalankan usaha, ia beberapa kali difasilitasi membuka stan secara gratis pada berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
Selain kesempatan mengikuti bazar, ia juga memperoleh berbagai pelatihan, pendampingan pembuatan perizinan usaha, hingga fasilitasi sertifikasi halal.
“Perhatian dan dukungan dari Diskoperindag sangat membantu perkembangan Hany Dessert. Tinggal bagaimana kami menyikapinya dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan,” katanya.
Sebagai identitas usaha, Hany Dessert konsisten menggunakan konsep warna pink pada lapaknya sejak pertama kali berjualan.
Konsep tersebut membuat stan mereka mudah dikenali pelanggan.
Sementara dari sisi produk, Hany Dessert selalu menghadirkan dessert yang sedang diminati masyarakat, seperti Mochi Dubai dan aneka hidangan penutup kekinian lainnya.
Tak hanya menetap di satu lokasi, Hany Dessert juga rutin berpartisipasi dalam berbagai event besar dan pasar malam di Berau.
Strategi tersebut dipilih setelah Novianty sempat membuka tiga cabang booth.
Menurutnya, mengikuti berbagai kegiatan keramaian justru memberikan omzet yang lebih baik dibandingkan membuka cabang di beberapa lokasi.
Ke depan, Novianty berharap Hany Dessert dapat terus berkembang dan mewujudkan impian memiliki sebuah mini cafe dessert sederhana dengan sistem operasional yang lebih baik.
“Semoga Hany Dessert bisa segera memiliki mini cafe sendiri dengan SOP yang lebih baik dari sebelumnya. Mohon doa agar cita-cita itu bisa segera terwujud,” tutupnya. (*/Adv)
