BERAU TERKINI – Jumlah pencari kerja di Berau meningkat, sektor tambang masih jadi primadona.

Disnakertrans Berau rampung melaksanakan job fair 2026 yang digelar pada 29-30 Juli 2026.

Total sebanyak 2.740 pencari kerja menjadi peserta job fair. Jumlah pencari kerja disebut cukup membludak dan tidak sebanding jika dibandingkan dengan jumlah perusahaan yang berpartisipasi.

Diketahui pada job fair 2026 hanya terdapat 26 perusahaan yang berpartisipasi.

Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani mengatakan, masih terbatasnya jumlah perusahaan yang berpartisipasi lantaran tak semua perusahaan di Berau sedang membutuhkan tenaga kerja baru.

Dia menyebut perusahaan telah menetapkan target jangka panjang dan menengah soal kebutuhan tenaga kerja baru tetapi tidak untuk jangka pendek.

Suasana hari kedua job fair Kabupaten Berau 2026 di SM Tower Hotel, Kamis (30/7/2026). (Adrikni/BT)
Suasana hari kedua job fair Kabupaten Berau 2026 di SM Tower Hotel, Kamis (30/7/2026). (Adrikni/BT)

“Karena belum ada target di jangka pendeknya itu yang menyebabkan belum bisa bergabung,” kata Anang Saprani.

“Namun di jangka menengah dan panjangnya akan dikondisikan, akan dikomunikasikan,” tambahnya.

Terkait sektor usaha yang menjadi favorit pencari kerja, sektor pertambangan masih menjadi primadona, disusul sektor perkebunan dan jasa.

Sejumlah pencari kerja mengakui mengincar posisi untuk bekerja di sektor pertambangan.

Alasannya, sektor pertambangan membuka cukup banyak lowongan kerja dan nominal gaji yang ditawarkan sesuai dengan harapan pencari kerja.

Hal itu diakui oleh salah satu pencari kerja yakni Marini Aminarti. Dia mengikuti job fair dan mendaftar di sektor pertambangan dan perkebunan.

“Sektor perkebunan dan pertambangan, karena pada sektor tersebut ada posisi yang saya rasa sesuai dengan minat dan bidang yang saya kuasai,” ujarnya.

“Harapan untuk gaji minimal sesuai dengan UMK Berau yaitu Rp 4.391.337,” harapnya.

Pencari kerja lainnya yakni Kafina, juga mendaftar di sektor pertambangan. Dia beralasan mendaftar di beberapa sektor tersebut karena jenjang karier yang dinilai menjanjikan.

“Karena punya skill di bidang itu, jenjang kariernya terjamin dan benefit yang dijanjikan sesuai dengan harapan,” katanya.

“Harapannya sih UMR ya, sesuai dengan jobdesk yang diambil juga rata-ratanya berapa,” harapnya.