BERAU TERKINI – Sebanyak 41 koperasi di Kabupaten Berau tercatat berstatus aktif pada 2026.

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan kepatuhan administrasi agar koperasi mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Wahid Hasyim, mengatakan, puluhan koperasi aktif tersebut tersebar di berbagai kecamatan dengan jenis usaha yang beragam, mulai dari koperasi produsen, jasa, konsumen hingga simpan pinjam.

Menurutnya, status aktif tidak hanya ditentukan dari badan hukum koperasi, tetapi juga dari keberlangsungan kegiatan usaha serta pemenuhan kewajiban organisasi, termasuk pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Dari data yang kami miliki, saat ini terdapat 41 koperasi yang masih aktif menjalankan kegiatan. Kami terus melakukan pembinaan agar koperasi tetap sehat, berkembang, dan memberikan manfaat bagi anggotanya,” ujarnya.

Berdasarkan data Diskoperindag Berau 2026, koperasi aktif tersebut tersebar di sejumlah kecamatan seperti Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, Kelay, Segah, Batu Putih, Talisayan, Biatan, Pulau Derawan, hingga Teluk Bayur.

Mayoritas merupakan koperasi produsen yang bergerak di sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan juga ada koperasi simpan pinjam.

Hasyim menjelaskan, pihaknya rutin memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi melalui pelatihan, pembinaan kelembagaan, serta penguatan administrasi agar pengelolaan koperasi semakin profesional.

Selain itu, Diskoperindag juga terus mengingatkan seluruh koperasi untuk melaksanakan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus salah satu indikator kesehatan koperasi.

“Kami berharap seluruh koperasi yang aktif dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan, memperkuat usaha yang dijalankan, dan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*/Adv)