BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau memberikan apresiasi kepada Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb yang secara resmi memperkuat sinergitas lintas sektor bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Langkah ini diambil guna memaksimalkan program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Penandatanganan kerja sama (MoU) tersebut dihadiri langsung Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Berau, Muhammad Hendratno.

Hendratno menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif yang diinisiasi Kepala Rutan beserta jajaran dalam menyelaraskan visi bersama pemerintah daerah.

“Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Rutan l beserta seluruh jajaran yang sangat baik dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Hendratno.

WhatsApp Image 2026 07 10 at 10.18.07 e1783663746806

Melalui kerja sama ini, Dinas Kesehatan berkomitmen memastikan pelayanan medis bagi warga binaan berjalan optimal. 

Sementara itu, Dinas Perikanan didorong untuk membuka peluang pelatihan budidaya serta pengolahan hasil perikanan sebagai bekal keahlian praktis yang bernilai ekonomis tinggi. 

Potensi ini dinilai sangat realistis mengingat Berau memiliki luas wilayah perairan mencapai 11.000 kilometer persegi dari total luas daerah sebesar 36.000 kilometer persegi, dengan bentangan pantai sepanjang 400 kilometer yang menjadi jalur terpanjang di Kalimantan Timur.

Sektor ketenagakerjaan juga tidak luput dari perhatian. Pemkab Berau berharap kemitraan ini mampu melahirkan klaster tenaga kerja mandiri yang siap diserap pasar pasca-masa pidana selesai.

“Kemudian di bidang tenaga kerja dan transmigrasi, kami berharap berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, dan perencanaan keterampilan kerja terus dikembangkan, sehingga warga binaan memiliki daya saing yang lebih baik,” jelas Hendratno.

Di sisi lain, keterlibatan DPPKBP3A dianggap krusial untuk mengintervensi aspek psikososial, memberikan edukasi keluarga berencana, memberikan perlindungan bagi kelompok rentan, serta menguatkan peran keluarga sebagai fondasi dasar pembentukan karakter.

“Kerja sama lintas sektor ini sesungguhnya merupakan implementasi dari semangat pemerintahan yang baik,” imbuhnya.

Hendratno juga meminta seluruh instansi teknis yang terlibat dapat bergerak aktif dan konsisten dalam menjalankan poin-poin kesepakatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing demi kesuksesan program jangka panjang ini.

“Kami minta bantuan lakukan kolaborasi sesuai dengan kemampuan dan saya harapkan program-program ini bisa lebih baik,” tandasnya. (*)