BERAU TERKINI – UEFA mengkritik keputusan FIFA yang menangguhkan kartu merah Folarin Balogun.
Keputusan FIFA yang menangguhkan kartu merah Folarin Balogun mendapat sorotan dan kritik keras.
Terbaru kritik tajam datang dari konfederasi sepak bola Eropa atau UEFA.
Dalam pernyataan resminya, UEFA memandang keputusan FIFA yang menangguhkan kartu merah seorang pemain adalah pelanggaran yang di luar batas.
UEFA menyebut, FIFA seharusnya menegakkan perarturan secara konsisten dan konsekuen. Terlebih FIFA adalah badan tertinggi dalam sepak bola.

Skandal kartu merah Folarin Balogun itu disebut mengancam kredibilitas dan integritas badan sepak bola dalam menegakkan aturannya sendiri.
“Keputusan kemarin untuk menangguhkan kartu merah Folarin Balogun sudah di luar batas,” tulis keterangan resmi UEFA.
“Ketika kepastian aturan tak lagi bisa dijamin oleh badan yang mengatur sepak bola, maka kredibilitas dan integritas sepak bola dipertaruhkan,” jelasnya.
Lebih jauh UEFA menilai, skandal yang terjadi di level turnamen tertinggi yakni Piala Dunia berpeluang memiliki dampak panjang dan luas.
Pihaknya pun menyampaikan keprihatinan atas keputusan yang telah diambil oleh FIFA.
“Ketika keputusan di ajang Piala Dunia dipertanyakan, maka akan berdampak luas kepada pertandingan lainnya,” ujarnya.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas keputusan yang tak biasa, tak bisa diterima yang dilakukan oleh FIFA,” tegasnya.
