BERAU TERKINI – Federasi sepakbola Malaysia (FAM) menyampaikan protes kepada FIFA atas pemberian waktu tambahan di laga Indonesia vs Bangladesh.
Drama besar terjadi di pertandingan akhir babak grup A Divisi Championship FIFA ASEAN Cup.
Di mana Malaysia sukses mengalahkan Singapura dengan skor telak 6-0 dan meraup 7 poin serta selisih gol plus 9.
Namun raihan itu tak cukup untuk membuat Harimau Malaya ke final FIFA ASEAN Cup.
Sebab di laga lainnya, Timnas Indonesia sukses membenamkan Bangladesh dengan skor 9-2 di akhir laga.

Raihan poin dan jumlah selisih gol Indonesia serta Malaysia sama, namun skuad Garuda unggul dari jumlah produktivitas gol.
Hal itu membuat Federasi sepakbola Malaysia atau FAM tak puas. Mereka menilai ada kejanggalan di laga Indonesia vs Bangladesh.
FAM menyoroti perubahan waktu tambahan di babak kedua dari semula 2 menit menjadi 7 menit di laga Indonesia vs Bangladesh.
Tambahan waktu itu juga yang menjadi faktor krusial bagi Timnas Indonesia sebab dua gol tambahan Indonesia dicetak di waktu tambahan babak kedua.
“FAM memandang serius persoalan perubahan durasi waktu tambahan yang terjadi dalam pertandingan antara Indonesia dan Bangladesh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam,” tulis keterangan FAM.
“Dalam pertandingan tersebut, waktu tambahan yang semula ditampilkan selama dua menit kemudian berubah menjadi tujuh menit,” lanjutnya.

Dalam keterangan resminya, FAM menuntut FIFA memberi penjelasan soal perubahan waktu tambahan di babak kedua.
Sebab penambahan waktu di babak kedua, berdampak pada hasil akhir pertandingan yang pada gilirannya berdampak pada peluang Malaysia lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
“Sehubungan dengan itu, FAM akan mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk meminta penjelasan mengenai dasar, prosedur, serta situasi yang menyebabkan perubahan durasi waktu tambahan tersebut,” tegasnya.
“FAM juga berpandangan bahwa persoalan ini patut mendapatkan perhatian yang semestinya mengingat pertandingan tersebut berkaitan dengan persaingan untuk menentukan posisi akhir Grup A, yang sekaligus berdampak pada penentuan tim yang berhak lolos ke final,” lanjutnya.
