BERAU TERKINI – BPBD Berau buka suara soal insiden seorang nelayan di Kecamatan Maratua yang tewas diterkam buaya.
Insiden tewasnya seorang nelayan akibat diterkam buaya di Kecamatan Maratua mengejutkan banyak pihak.
Selama ini, wilayah kepulauan yang dikenal sebagai destinasi wisata tersebut, diyakini relatif aman dari serangan predator air itu.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Hermansyah mengungkapkan, berdasarkan data dan informasi yang diterima pihaknya, insiden serangan buaya terhadap manusia di Maratua merupakan yang pertama kali terjadi.
“Di wilayah Maratua, menurut data yang kami miliki, ini kejadian pertama ada buaya menerkam warga,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Peristiwa tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para nelayan yang sehari-hari beraktivitas di kawasan perairan.
Selama ini, warga menganggap perairan Maratua cukup aman dari ancaman buaya, sehingga kejadian tersebut menjadi peringatan bahwa potensi bahaya tetap ada.
Menyikapi insiden itu, BPBD Berau mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, danau, maupun kawasan pesisir, terutama ketika mencari ikan atau kerang.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Berau akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat keamanan, serta tim gabungan untuk mengidentifikasi keberadaan buaya yang diduga menerkam korban.
Upaya tersebut dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan tim gabungan di Maratua. Nanti tindakan apa yang perlu diambil, akan dibahas segera. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang nelayan di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Berau dilaporkan tewas diterkam buaya saat tengah mencari kerang.
Nasib pilu dialami oleh Saifuddin (40) warga Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Berau yang dilaporkan tewas diterkam buaya.
Kejadian naas itu dilaporkan terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA saat korban bersama istrinya sedang mencari kerang di Danau Kuku, Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Berau.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi menjelaskan, saat sedang mencari kerang, korban menyelam ke dalam danau adapun sang istri menunggu di tepi danau.
Kemudian korban diterkam oleh buaya. Istri korban sempat ingin menyelamatkan suaminya.
Tetapi buaya yang menerkam korban membawa jasadnya ke tengah danau dan kemudian tenggelam.
Dalam kondisi panik, istri korban berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Namun, korban meminta izin untuk menyelam satu kali terakhir sebelum mereka beranjak pulang. Naas, pada penyelaman ketiga itulah musibah terjadi. Korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya dan sempat berteriak histeris meminta pertolongan,” ujar AKP Suradi.
Istri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Warga dan personel gabungan TNI Polri pun melakukan pencarian korban di lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia.
