BERAU TERKINI – Penutupan Festival Bekudung Betiung 2026 di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, berlangsung semarak.

Ratusan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Berau hingga wisatawan dari luar daerah memadati lokasi festival untuk menyaksikan malam puncak rangkaian kegiatan budaya yang telah berlangsung selama sepekan.

Sejak sore, kawasan festival dipenuhi pengunjung. Area depan rumah sunta atau balai adat dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan seni budaya hingga hiburan penutup.

Sementara itu, stan-stan UMKM juga ramai didatangi pengunjung yang berburu kuliner dan produk lokal khas Berau.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara banyak  pengunjung datang bersama keluarga untuk menikmati suasana festival, sekaligus mengenalkan budaya daerah kepada anak-anak mereka. 

WhatsApp Image 2026 06 30 at 23.56.10

Kepadatan pengunjung bahkan terus bertahan hingga acara penutupan berakhir.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Festival Bekudung Betiung. 

Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti budaya daerah masih mendapat tempat di hati masyarakat dan harus terus dilestarikan.

“Festival seperti ini harus terus dijaga. Budaya dan adat merupakan identitas masyarakat Kalimantan Timur yang menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan sekaligus mendorong sektor pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis menilai ramainya pengunjung menjadi sinyal positif bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya di Bumi Batiwakkal.

“Festival Bekudung Betiung telah menjadi agenda yang dinanti masyarakat. Antusiasme yang luar biasa ini menunjukkan budaya mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM,” katanya.

Ia berharap Festival Bekudung Betiung terus dikembangkan sebagai agenda budaya unggulan Kabupaten Berau.

Sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan setiap tahunnya dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Ramainya penutupan Festival Bekudung Betiung pun menjadi penegas, tradisi yang diwariskan turun-temurun masih hidup dan dicintai masyarakat. 

Tak hanya menjadi ruang pelestarian adat, festival ini juga sebagai magnet wisata budaya yang memperkuat identitas Berau di Kaltim. (*)