BERAU TERKINI – Polsek Kelay ajak warga setempat lestarikan budaya di momen peringatan Hari Bhayangkara.
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial, di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Polsek Kelay memilih cara berbeda.
Lomba menyumpit dipilih, karena merupakan olahraga tradisional khas masyarakat pedalaman Kalimantan, yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kepala Kampung Merasa, Minggu (21/6/2026), berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Sebanyak 31 tim ikut ambil bagian dalam perlombaan yang menjadi ajang silaturahmi, sekaligus pelestarian budaya tersebut.

Kapolsek Kelay AKP Lisinius Pinem hadir langsung bersama Ketua Ranting Bhayangkari Kelay Ny. Lina Pinem.
Selain itu, hadir juga Kepala Kampung Merasa, Julita, Kepala Adat Amat Along, Koordinator Lomba Johan Lencau, Karang Taruna Kampung Merasa, serta sekitar 100 tamu undangan.
AKP Lisinius Pinem mengatakan, lomba menyumpit bukan sekadar hiburan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara. Tetapi juga upaya menjaga warisan budaya, agar tetap dikenal oleh generasi muda.
“Menyumpit merupakan salah satu warisan budaya yang perlu terus dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan berbasis budaya, menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Harapannya, tercipta hubungan yang semakin harmonis dan penuh kebersamaan,” katanya.

Persaingan antartim berlangsung seru dan sportif. Tim TA 7 berhasil keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp2 juta beserta hadiah tambahan.
Posisi kedua diraih Tim 3 J dengan hadiah Rp1,5 juta, sedangkan Tim Juni menempati peringkat ketiga dengan hadiah Rp1 juta.
Sementara itu, Tim Agustina meraih juara harapan pertama dengan hadiah Rp750 ribu, sedangkan penghargaan kostum terfavorit diberikan kepada Tim Harapan Baru.
Tak hanya menggelar perlombaan, Polsek Kelay juga menyerahkan bantuan seragam kepada Karang Taruna Kampung Merasa. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung partisipasi para pemuda, dalam Konferensi GKII yang akan digelar di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah.
Melalui kegiatan ini, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum yang tidak hanya mempererat hubungan Polri dan masyarakat. Tetapi juga,menjaga agar budaya lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
