BERAU TERKINI – Panggung Piala Dunia 2026 langsung memakan korban di laga perdana. Federasi Sepakbola Tunisia (FTF) resmi memecat pelatih kepala mereka, Sabri Lamouchi.

Keputusan ekstrem ini diambil hanya berselang beberapa jam setelah laga pembuka Grup F.

Tunisia hancur lebur dibantai Swedia dengan skor telak 1-5 di Meksiko.

Kekalahan memalukan ini bukan satu-satunya alasan.

Sabri Lamouchi dipecat karena dituding menerapkan keputusan taktik aneh yang membuat permainan tim kacau.

Eksperimen taktik mantan gelandang Timnas Prancis itu justru menjadi senjata makan tuan.

Skuad Carthage Eagles bermain tanpa arah dan menjadi bulan-bulanan lini depan Swedia.

Ketegangan di Ruang Ganti

Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, posisi Lamouchi memang sudah digoyang. Tunisia sempat dihajar Belgia 0-5 pada laga uji coba.

Kekalahan beruntun ini diperparah dengan mencuatnya konflik internal di kamp latihan.

Hubungan yang retak antara pelatih dan pemain membuat FTF kehilangan kesabaran.

Melalui akun Instagram resminya, FTF mengonfirmasi bahwa masa kerja Lamouchi telah berakhir demi menyelamatkan wajah negara di sisa turnamen.

“Kesepakatan resmi telah dicapai untuk memberhentikan pelatih Sabri Lamouchi,” tulis pernyataan resmi FTF.

Tunjuk Pelatih Interim

Bergerak cepat, Tunisia dilaporkan langsung menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih interim.

Kebaier bukan orang baru dan diharapkan mampu membangkitkan mental tim yang sedang runtuh.

Tugas berat sudah menanti di depan mata. Tunisia harus segera berbenah sebelum menghadapi Jepang pada laga kedua, Sabtu (20/6), dan tim raksasa Belanda di laga pamungkas grup.

Apakah pergantian pelatih kilat ini mampu menyelamatkan Tunisia di Piala Dunia 2026? Kita tunggu kejutannya.