BERAU TERKINI – Berikut ini fakta yang terjadi sehingga kondisi sinyal kerap sulit di daerah pesisir Berau.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menjelaskan penyebab belum teraksesnya jaringan internet di beberapa destinasi wisata di Berau.
Kepala Diskominfo Berau Didi Rahmadi menjelaskan, beberapa objek wisata populer seperti Labuan Cermin, Pulau Maratua, dan Pulau Derawan sudah memiliki infrastruktur jaringan internet sendiri.
Selain itu, destinasi seperti Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki juga telah mendapatkan pancaran sinyal, meskipun terkadang masih sedikit tersendat.
Terkait keluhan masyarakat dan pelancong soal buruknya jaringan di wilayah pesisir, Didi menjelaskan ketersediaan jaringan sebenarnya masih sangat memadai jika merujuk pada hasil verifikasi tim Telkomsel.
Kapasitas internet yang terpasang di area pesisir dilaporkan baru terpakai sekitar 76 persen dari total daya tampung.
Masalah utamanya terletak pada faktor eksternal, di mana ketika kondisi cuaca sedang kurang bersahabat, sinyal seluler sering kali mendadak hilang.

Sebagai contoh, kestabilan sinyal di Pulau Maratua sejauh ini sangat bergantung pada pasokan pancaran gelombang mikro dari Pulau Derawan.
Kondisi ini membuat jaringan internet di Pulau Maratua otomatis ikut terhambat apabila cuaca di tengah laut sekitar Pulau Derawan sedang memburuk, meskipun langit di atas Pulau Maratua terpantau sedang cerah.
“Sinyal itu ngambil dari Derawan, kalau misalnya di Maratua cerah tapi di Derawan di tengah lautnya itu tidak bagus cuacanya, jaringan juga akan sering menjadi terhambat,” jelasnya.
Performa internet di Pulau Derawan sendiri ternyata juga sangat bergantung pada stabilitas aliran listrik di Kampung Tanjung Batu.
Ketika pasokan listrik di Tanjung Batu mengalami pemadaman, sistem pemancar internet ke pulau-pulau wisata di sekitarnya dipastikan akan ikut terganggu.
Didi menambahkan, kapasitas bandwidth untuk pesisir saat ini memang belum terlalu kuat karena baru menyentuh angka sekitar 30 Mbps.
Sebelumnya diberitakan, keluhan datang dari wisatawan hingga pelaku usaha wisata di Pulau Maratua.
Keluhan wisatawan dan masyarakat terkait jaringan telekomunikasi yang kerap hilang atau tidak stabil di Pulau Maratua masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau.
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Berau, ketersediaan sinyal dan akses internet di Maratua dinilai menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengakui, kualitas jaringan telekomunikasi di sejumlah titik di Maratua masih belum maksimal.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah yang terus diupayakan penyelesaiannya melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Menurutnya, peningkatan layanan telekomunikasi merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendukung sektor pariwisata yang terus berkembang di pulau terluar tersebut.

“Ini juga menjadi pekerjaan rumah kami karena memang belum semua daerah atau kampung bisa kami maksimalkan, termasuk kebutuhan jaringan telekomunikasi. Kami terus berupaya memaksimalkan kebutuhan dasar di kawasan wisata Pulau Maratua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan jaringan internet dan sinyal komunikasi yang baik saat ini tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat, tetapi juga wisatawan yang berkunjung.
Akses komunikasi yang lancar dinilai menjadi salah satu faktor penunjang kenyamanan dan daya saing destinasi wisata.
Meski demikian, ia menegaskan, upaya peningkatan infrastruktur telekomunikasi harus dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan kemampuan anggaran serta kewenangan yang sebagian berada di pemerintah pusat dan pihak penyedia layanan.
“Memang kita berada di era digital, sehingga kebutuhan akan jaringan komunikasi menjadi sangat penting. Tetapi sekali lagi, semua harus dilakukan melalui tahapan-tahapan karena keterbatasan anggaran yang ada,” katanya.
Pemkab Berau akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan operator telekomunikasi agar layanan jaringan di Maratua dapat semakin baik dan menjangkau seluruh kampung yang ada.
Ia berharap peningkatan kualitas internet di Pulau Maratua dapat berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur dasar lainnya.
“Yang pasti, kebutuhan dasar masyarakat dan penunjang sektor pariwisata akan terus menjadi perhatian kami. Kami ingin Maratua semakin berkembang dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkasnya.
