BERAU TERKINI – Investor asal Qatar dilaporkan enggan membeli Manchester United di saat Glazer Family hendak menjual sahamnya.
Pemilik saham mayoritas Manchester United yakni Glazer Family dilaporkan hendak menjual saham klub.
Keluarga Glazer atau Glazer Family menjadi pemilik klub selama dua dekade terakhir.
Kepemilikan Glazer Family baru berkurang setelah minoritas saham klub dibeli oleh Sir Jim Ratcliffe lewat INEOS.
Laporan dari media Inggris menyebutkan, meski Glazer Family hendak menjual klub namun investor asal Qatar disebut tak lagi berminat.
Diketahui pada tahun 2023 lalu grup investor asal Qatar berminat untuk membeli klub berjuluk Setan Merah. Namun proses pembelian itu gagal.
“Grup investor asal Qatar yang berminat untuk membeli Manchester United sebelumnya dilaporkan tak lagi berminat untuk membeli klub,” tulis laporan Mail Sport.
“Meskipun Glazer Family memberitahu akan menjual klub kepada pihak Qatar, namun kecil kemungkinan investor Qatar berminat untuk membeli klub,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Keluarga Glazer sebagai pemegang saham mayoritas tengah mempertimbangkan menjual saham Manchester United.
Keluarga konglomerat asal Amerika Serikat yakni Keluarga Glazer atau Glazer Family adalah pemilik dari klub Manchester United.
Meski kini saham Manchester United juga dimiliki oleh INEOS yang dipimpin Sir Jim Ratcliffe, namun Glazer Family masih pemilik saham mayoritas.
Dilansir laporan Bloomberg, Glazer Family kini buka opsi untuk menjual saham MU itu.
Proses studi dan perhitungan valuasi tengah dilakukan untuk nantinya menjadi bahan pertimbangan pengambilan keputusan.
“Beberapa anggota Glazer Family tengah berdiskusi dan membuka opsi untuk menjual saham Manchester United,” tulis laporan Bloomberg.
Salah satu alasan Glazer Family buka opsi untuk menjual saham Manchester United karena relasi yang tak harmonis dengan para fans.
Diketahui fans Setan Merah tak begitu menyukai model bisnis yang dikembangkan oleh Glazer Family.
Selain itu cara Glazer Family mengelola klub sepak bola turut berdampak pada prestasi Manchester United.
“Setelah 20 tahun memegang kepemilikan Manchester United, namun Glazer Family selalu menjadi sasaran protes para fans,” jelasnya.
Jika Glazer Family akhirnya memutuskan untuk menjual saham Manchester United maka potensi pembeli terbesar datang dari Timur Tengah.
Selain itu sejumlah konglomerat asal Amerika Serikat dikabarkan juga tertarik membeli saham mayoritas klub Manchester United.
“Jika Glazer Family memutuskan untuk menjual tentu akan menarik minat investor dari Timur Tengah, termasuk para konglomerat dari Amerika Serikat,” lanjutnya.
