BERAU TERKINI – Meski gagal meraih gelar juara Champions League, Arsenal tetap menggelar parade juara.
Arsenal harus mengakui kehebatan PSG di final Champions League.
Pasukan Mikel Arteta kalah tipis atas PSG lewat babak adu penalti di final Champions League.
Penendang penalti Arsenal yakni Gabriel gagal mencetak gol dan membuat PSG keluar sebagai juara.
Pelatih Mikel Arteta menjelaskan alasan memilih Gabriel sebagai penendang penalti terakhir.

Menurutnya hal itu merupakan keinginan dari Gabriel, dirinya menyebut skuad Arsenal juga sudah berlatih untuk momen tersebut.
“Dia ingin mengambil itu, dan tentu saja kami sudah berlatih untuk menyiapkan momen ini,” ujar Mikel Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal.
“Memang biasanya yang menendang Bukayo Saka, Kai Havertz atau Martin Odegaard, tapi Gabriel siap sayangnya dia gagal,” ucapnya.
Mikel Arteta menyebut kekalahan melawan PSG di final bakal menjadi motivasi skuad The Gunners untuk berjuang lagi di musim depan.
Dirinya pun bakal menyampaikan rasa terima kasih kepada para fans Arsenal di momen parade juara.

Meski gagal meraih trofi Champions League, Mikel Arteta merasa perayaan parade gelar juara Liga Inggris tetap harus dirayakan dengan semarak.
“Saya tahu perasaannya gagal juara Champions League, tapi kami berhasil meraih gelar juara Liga Inggris setelah 22 tahun,” ucapnya.
“Tentu saja kami akan berjuang lagi di musim depan, dan besok kita harus merayakan ini,” jelasnya.
Diketahui perayaan parade gelar juara akan digelar di London pada Minggu (31/5/2026) waktu setempat.
Parade itu digelar untuk merayakan gelar juara Liga Inggris yang diraih Arsenal musim ini.
