BERAU TERKINI — Menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah momentum hari besar keagamaan kerap menjadi tantangan pelik bagi setiap pemerintah daerah.
Menyadari risiko tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama jajaran instansi terkait bergerak cepat memperkuat barisan pertahanan ekonomi daerah.
Upaya mitigasi ini dilakukan dengan menghadiri agenda Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dari ruang telekonferensi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Senin (25/5/2026).
Mengingat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sudah tinggal menghitung hari, fokus utama pembahasan rakor kali ini memang sengaja dititikberatkan pada penguatan instrumen pengendalian harga guna menjaga daya beli masyarakat.
Gamalis menyampaikan rasa syukur atas kondisi fundamental ekonomi di Bumi Batiwakkal.

Berdasarkan data hingga akhir Mei ini, perkembangan harga barang dan jasa di Berau terbukti masih berada di zona yang relatif aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, kondisi inflasi kita di Berau saat ini relatif aman. Secara nasional juga terpantau masih terkendali dan tidak mengalami lonjakan inflasi yang signifikan,” ujar Gamalis dikutip dari laman Prokopim Berau, Senin (25/5/2026).
Meski kondisi di atas kertas menunjukkan tren positif, Gamalis menegaskan Pemkab Berau tidak akan berpuas diri.
Pasalnya, perayaan Iduladha selalu identik dengan lonjakan konsumsi pada beberapa komoditas tertentu, seperti daging, bumbu dapur, hingga bahan bakar.
Oleh sebab itu, Pemkab Berau berkomitmen menekan gejolak harga melalui program mitigasi yang melibatkan seluruh instansi vertikal dan tim satgas pangan daerah.
Gamalis mengungkapkan, pengendalian inflasi akan bertumpu pada tiga pilar utama.
Langkah tersebut diawali penguatan pengawasan dan pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala di pasar-pasar tradisional.
Langkah ini kemudian dikunci dengan jaminan kelancaran rantai distribusi barang pasokan yang masuk dari luar daerah.
Selain itu, memastikan ketahanan cadangan pangan lokal tetap berada pada level aman hingga perayaan usai.
“Ke depan tentu kita akan terus melakukan langkah-langkah pengendalian agar inflasi tetap terkendali, terlebih menjelang Hari Raya Iduladha, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang stabil,” tambah Gamalis.
Melalui koordinasi lintas sektor yang kian solid, perekonomian daerah diharapkan mampu bertahan menghadapi fluktuasi pasar.
Pengawasan ketat yang dilakukan Pemkab Berau ini diproyeksikan mampu memberikan rasa aman, tenang, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. (*)
