BERAU TERKINI — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau berencana mengganti nomor telepon darurat untuk layanan kebakaran dan operasi penyelamatan warga.

Langkah ini diambil karena kecepatan informasi memegang peranan paling vital saat terjadi musibah kebakaran demi meminimalisasi kerugian material maupun korban jiwa.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan dinamika pelaporan yang selama ini terjadi di tengah masyarakat Bumi Batiwakkal.

Jika lokasi peristiwa kebakaran berada dekat dengan posko, seperti di kawasan Kecamatan Sambaliung, terkadang warga yang menjadi saksi mata memilih langsung mendatangi kantor pemadam untuk melapor.

Namun, kendala besar akan muncul apabila titik kebakaran berada di lokasi yang jauh dari jangkauan posko utama. 

Pasokan informasi kedaruratan dari warga kerap datang terlambat ke meja operator, salah satunya dipicu oleh kendala teknis pada sistem jaringan komunikasi statis.

Demi mengurai benang kusut tersebut, Disdamkarmat Berau telah membangun koordinasi intensif dengan PT Telkom guna membenahi permasalahan jaringan digital tersebut.

“Insya Allah hari ini mungkin teman-teman lagi koordinasi dengan Telkom karena yang 0554-21113 ini kadang bermasalah jaringannya,” ungkap Rakhmadi kepada Berauterkini, Kamis (21/5/2026).

Berangkat dari evaluasi tersebut, nomor telepon analog milik Disdamkarmat Berau akan segera diprogramkan masuk sistem pembaruan total agar tidak mengalami gangguan lagi di masa mendatang.

Langkah mitigasi ini dinilai mendesak untuk mencegah risiko terputusnya sambungan telepon secara tiba-tiba saat warga melakukan panggilan darurat.

Kasus putusnya komunikasi ditengarai menjadi salah satu pemicu armada Damkar terlambat tiba di lokasi kejadian, sehingga kobaran api keburu menyebar luas.

“Sudah kita programkan untuk pergantian nomor HP, jadi nanti nomor HP yang kita cari nanti ujungnya ya tetap 113,” pungkas Rakhmadi. (*)