BERAU TERKINI – Disdamkarmat Berau menangani 116 laporan non kebakaran sepanjang Januari hingga April 2026.
Meski baru terbentuk dan fasilitas penunjang yang masih terbatas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Tak hanya menangani kebakaran, petugas damkar, kini juga menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
Bahkan, sepanjang Januari hingga April 2026, Disdamkarmat Berau berhasil menangani 116 laporan evakuasi non kebakaran, dengan waktu respons kurang dari 10 menit.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengungkapkan, keterbatasan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat personel untuk tetap siaga selama 24 jam melayani masyarakat.
“Untuk respons mencapai lokasi, tidak pernah lebih dari 10 menit,” katanya, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, kasus yang paling sering ditangani petugas yakni evakuasi satwa liar, seperti ular yang masuk ke permukiman warga.
Selain itu, petugas juga kerap menerima laporan sarang tawon, pelepasan cincin yang tersangkut di jari. “Ada juga penanganan orang tenggelam,” katanya.
Menurut Rakhmadi, loyalitas dan dedikasi personel menjadi kekuatan utama Disdamkarmat Berau di tengah keterbatasan fasilitas yang ada.
Para petugas dinilai memahami bahwa, tugas kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Saya salut kepada seluruh anggota Disdamkarmat. Mereka sadar kurang fasilitas, tapi pelayanan tetap menjadi prioritas,” ungkapnya.
Ia berharap, pemenuhan fasilitas dan perlengkapan personel dapat segera terealisasi. Pasalnya, beban kerja petugas damkar saat ini semakin luas, dan tidak hanya berkutat pada penanganan kebakaran semata.
“Dengan tingginya intensitas pelayanan ini, Disdamkarmat telah menjadi salah satu ujung tombak penanganan keadaan darurat, baik kebakaran maupun non kebakaran,” pungkasnya. (/)
