BERAU TERKINI – Sebanyak 1.040 mahasiswa di Kabupaten Berau menerima manfaat program Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan total nilai bantuan mencapai Rp4,49 miliar.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan, pembangunan suatu daerah tidak boleh hanya bergantung pada Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat habis, melainkan harus berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.
“Insya Allah kami dengan ikhtiar ini meyakini sekali kelak kepemimpinan ini akan beralih dari kami-kami ini kepada seluruh adik-adik yang ada dalam ruangan ini,” ujar Rudy saat menyerahkan bantuan, Kamis (23/7/2026).
Rudy berpesan kepada para mahasiswa penerima bantuan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar sungguh-sungguh, menguasai teknologi, serta membangun karakter yang kuat demi masa depan Kaltim.

“Karena sejujurnya Kalimantan Timur membutuhkan generasi muda yang cerdas, yang berintegritas, dan berkarakter,” tegasnya.
Selain bantuan pendidikan bagi mahasiswa, Pemprov Kaltim turut menyalurkan insentif bagi tenaga pendidik dan penjaga rumah ibadah di Bumi Batiwakkal.
Insentif sebesar Rp500.000 per bulan selama enam bulan diberikan kepada 921 guru TK/KB/RA/TPA, 360 guru SD/MI, serta 409 guru SMP/MTs.
Rudy berharap ke depan bantuan ini dapat disalurkan penuh selama 12 bulan.
Perhatian serupa diberikan kepada 360 penjaga rumah ibadah yang terdiri atas 209 penjaga rumah ibadah Islam, 124 Kristen, 23 Katolik, 2 Hindu, dan 2 Buddha.
“Bagi kami semua bantuan ini mencerminkan semangat gratispol, yaitu menghadirkan kebijakan inklusif dan berkeadilan tanpa memandang suku, memandang agama, memandang etnis,” ungkap Rudy.
Ia berharap program Gratispol menjadi langkah bersama untuk mencetak SDM unggul, berakhlak mulia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
“Tentunya memperluas kesempatan belajar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Kalimantan Timur yang semakin maju dan semakin sejahtera,” tutupnya. (*)
